Yusril Dukung Pemilu Proporsional Tertutup: Mungkin Hanya PDIP dan PBB

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua umum PBB Yusril Ihza Mahendra. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua umum PBB Yusril Ihza Mahendra. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra menyinggung polemik Pemilu proporsional terbuka atau tertutup. Yusril mengatakan, PBB lebih menghendaki Pemilu proporsional tertutup dibanding terbuka.

"PBB menghendaki tertutup, mungkin hanya PDIP dan PBB," kata Yusril dalam rapat koordinasi nasional dan musyawarah dewan partai di eL-Royal Hotel Kelapa Gading, Jakarta pada Rabu (11/1). Hadir dalam acara itu Presiden Jokowi.

Yusril kemudian membeberkan alasan PBB ingin Pemilu diubah menjadi proporsional tertutup. Ia memberikan penjelasan dengan ringkas.

"Karena demokrasi kita telah mengalami pergeseran yang luar biasa dari kekuatan rakyat menjadi kekuatan uang, kekuatan modal,"

- Yusril.

"Orang tidak perlu dikader, didik di partai dan tidak perlu harus berjenjang dari bawah dalam kepengurusan, tiba-tiba karena punya uang, populer direkrut jadi caleg dan terpilih akhirnya terpilih jadi anggota DPR yang jauh dari harapan kita," kata Yusri.

Lebih lanjut, Yusril mengatakan pekerjaan anggota DPR saat ini juga tidak seberapa. Hal itu jauh berbeda dengan masa lalu.

"Satu tahun bentuk RUU cuma berapa kemudian membahas ala kadarnya," kata Yusril.