Yusron Ihza Bicara soal Pendidikan hingga Budaya Jepang Melalui YouTube

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Launching YouTube Channel Yusron Senpai. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Launching YouTube Channel Yusron Senpai. Foto: Dok. Istimewa

Mantan Duta Besar Indonesia untuk Jepang, Yusron Ihza, melakukan launching Kanal YouTube “Yusron Senpai, Hai!” di Jakarta hari ini, Minggu (6/2). Kanal Youtube ini tergolong unik karena mengkhususkan diri pada tema bahasan tentang Jepang dan dilakukan dalam dua pilihan bahasa, Bahasa Indonesia dan Bahasa Jepang.

“Dari alternatif bahasa di atas, jelas bahwa Youtube ini ditargetkan untuk pemirsa Indonesia dan sekaligus juga pemirsa Jepang,” kata Yusron.

"Dan, agar penonton tidak bingung, salah satu bahasa akan muncul dalam subtitle," ujar dia lebih lanjut.

Yusron mengatakan, Kanal YouTube ini meliputi bidang yang luas, antara lain ekonomi, sosial, budaya, diplomasi, pendidikan, pekerjaan dan pariwisata.

Ilustrasi Jepang. Foto: Shutterstock

"Namun, mengingat fokus Jepang tadi, apa pun yang dibahas, kaitannya tetap saja pada fokus Jepang tersebut. Sebagai misal, dalam masalah pendidikan, topik yang dibicarakan adalah bagaimana sistem pendidikan di Jepang, bagaimana suasana mahasiswa Indonesia di sana, atau juga bagaimana peluang meraih beasiswa untuk studi di Jepang dan lain-lain," tuturnya.

Dalam bahasan tentang pekerjaan, antara lain juga di bahas peluang warga Indonesia untuk bekerja di Jepang dan hal-hal lain yang berkaitan. Berbicara tentang kemungkinan orang Jepang tertarik untuk menonton, lanjut Yusron, hal itu dikarenakan bahwa dari sudut pandang Jepang, bahasan tentang Jepang dalam Kanal YouTube tersebut akan menjadi semacam 'Jepang dalam pandangan orang asing'.

"Kita sering kali tidak sadar tentang diri kita dan kita baru tersadar setelah orang asing berkata tentang kita," tambah Yusron.

Yusron yakin informasi-informasi tentang Jepang amat diperlukan oleh masyarakat Indonesia, dan karena itu akan mengundang pemirsa Indonesia. Bagi Jepang, di tengah suasana eksistensi Jepang yang mulai menipis (terutama dalam budaya populer di Indonesia), maka hadirnya Kanal Youtube tentang Jepang ini mungkin akan amat berguna pula.

Ilustrasi Jepang Foto: Shutter stock

"Sebagai misal, jika drama-drama Korea Selatan mulai menggusur film-film kartun Jepang di TV Indonesia, maka Kanal Youtube ini dapat mengganti, minimal sebagian dari bagian yang hilang itu," ucapnya.

Ketika ditanya tentang tanggapan orang-orang dekat, Yusron mengucapkan syukur bahwa para senior menyambut positif Kanal Youtube ini.

"Sejumlah nama seperti Pak SBY dan Pak Fukuda Yasuo (mantan Perdana Menteri Jepang) ikut mendukung kanal Youtube ini melalui ucapan selamat mereka. Termasuk pula, ucapan selamat dari Dubes Jepang Kanasugi, Menteri Sandiaga Uno, Dubes Indonesia di Jepang Heri Ahmadi, dan lain-lain," ungkapnya.

Menurut dia, untuk bulan pertama, kanal Youtube ini akan menayangkan satu judul baru dalam setiap minggunya. Pada bulan kedua akan meningkat menjadi dua judul per minggu.

Ia menyebut bahwa dia dan tim telah melakukan sejumlah persiapan. Mulai dari penulisan konten, tapping, editing dan launching.

"Kanal ini sejak enam bulan yang lalu. Khusus tentang launching, mengingat kasus baru Omicron yang meningkat drastis, maka launching hanya dilakukan secara virtual saja," tandasnya.