Zulhas: Koalisi Masih Bisa Berubah, Sekarang Namanya Masih Kerja Sama

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Zulhas di acara silaturahmi akbar dan pembekalan bacaleg PAN. Foto: PAN
zoom-in-whitePerbesar
Zulhas di acara silaturahmi akbar dan pembekalan bacaleg PAN. Foto: PAN

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan alias Zulhas menyebut koalisi saat ini masih bisa berubah-ubah. Begitu pula dengan deklarasi, belum bisa deklarasi jika persyaratan belum terpenuhi.

“Kalo sekarang itu, namanya baru kerja sama. Masih belum, masih berubah bisa, besok berubah bisa, lusa berubah, baru semacam MoU,” kata Zulhas di DPP PAN, Selasa (6/12).

Menurut Zulhas, deklarasi itu harus memenuhi syarat. Harus ada capres, cawapres, dan juga partai yang mengusung memenuhi ambang batas presidential threshold 20 persen.

Ketum DPP Golkar Airlangga Hartarto bersama Ketum DPP PAN Zulkifli Hasan, dan Plt Ketum DPP PPP Mardiono bertemu di acara Dinner Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) di Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2022). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

“Deklarasi itu ada capresnya ada cawapresnya, partainya cukup, baru bisa deklarasi,” jelasnya.

Namun begitu, Zulhas tidak melarang kepada dewan pengurus daerah PAN untuk bermusyawarah untuk mengusulkan nama calon presiden yang akan didukung.

kumparan post embed

“Jadi ada yang mengatakan usul mau capres Anies, boleh? Boleh. Jawa Barat mengusulkan Ganjar Pranowo capres, boleh? Boleh,” tuturnya.

“Kalo kota Padang, rapat dpd, memutuskan Anies Baswedan atau Ganjar atau siapa pun capres kepada DPP, boleh. Kita [KIB] kan masih berunding. Kita kan enggak cukup, kecuali kita 20 persen,” tandas dia.