Zulhas: Kopdes Bukan Bagi-bagi Duit, tapi Keberpihakan ke Perekonomian Rakyat
·waktu baca 2 menit

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan Koperasi Desa Merah Putih merupakan gagasan besar yang kini sudah mulai terlihat berjalan sesuai visi Presiden Prabowo Subianto. Kopdes Merah Putih merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada perekonomian masyarakat di desa dan kelurahan.
"Kopdes itu bukan bagi-bagi duit. Tapi sebagaimana visi Presiden, itu merupakan bentuk keberpihakan kita kepada usaha dan perekonomian rakyat, agar di tiap kelurahan, di tiap desa, ada pusat perekonomian. Yang memenuhi kebutuhan sehari-hari, itu dulu. Nah yang paling penting kan keberpihakannya," kata Zulhas.
Hal itu diungkapkan Zulhas saat meninjau dan meresmikan Mock-up Koperasi Kelurahan Merah Putih Sukodadi di Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Senin (16/6/2025).
Zulhas menjelaskan, usaha Kopdes Sikodadi Palembang yang ia sebut sebagai percontohan ini sudah berjalan menjadi pusat bisnis masyarakat yang sudah memiliki berbagai usaha. Mulai dari grosir sembako seperti beras, gula, tepung, dan minyak goreng. Ada juga pangkalan gas LPG, agen BNI46, agen BRIlink, dan agen Pos, hingga budidaya Jamur.
"Ini lengkap sekali, (ini kopdes) percontohan," ujar Zulhas.
Ketua Umum PAN ini pun tak lelah mengingatkan bahwa Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih ini bukan ajang bagi uang dan tidak menggunakan APBN atau APBD kecuali pengurusan izin.
Ia menegaskan yang paling penting usaha kopdes berjalan dengan benar dulu. Barulah kemudian mendapat plafon pinjaman modal sebesar Rp 3 miliar.
"Pendek kata, koperasi desa dan kelurahan ini harus ada usahanya dulu. berkembang ekonominya, setahap demi setahap, baru jika diperlukan biaya ada plafon pinjaman. Jadi plafon pinjaman Rp 3 Miliar dari BNI dan BRI, itu pinjaman. Jadi tidak ada APBN, yang diperlukan di sini adalah usahanya dan keberpihakan BUMN kepada kopdes," tutup Zulhas.
