Zulhas: PAN Beri Karpet Biru jika Demokrat Dukung Prabowo

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Perdagangan Republik Indonesia (Mendag RI) Zulkifli Hasan atau Zulhas kembali mengadakan Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI.  Foto: Kemendag RI
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Perdagangan Republik Indonesia (Mendag RI) Zulkifli Hasan atau Zulhas kembali mengadakan Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI. Foto: Kemendag RI

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menanggapi kans Demokrat bergabung Koalisi Indonesia Maju. Kabar Demokrat akan mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024 makin santer.

Pria yang akrab disapa Zulhas ini mengatakan, PAN akan memberi karpet biru jika Demokrat gabung koalisi dan mendukung Prabowo di 2024.

"Kita kasih karpet biru, untuk Demokrat," kata Zulhas di acara peresmian Toko NUMAN di Padukuhan Grogolan, Kalurahan Umbulmartani, Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman, Minggu (17/9).

Ketika disinggung kapan Demokrat akan deklarasi, Zulhas enggan berbicara lebih jauh. Ia berharap masih ada parpol baru yang akan mendukung Prabowo.

"Iya, tunggu tanggal mainnya. Mudah-mudahan ada yang baru datang," ucap Zulhas.

"Ya itu insyaallah nanti datang sore. Mudah-mudahan," tutur dia.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendampingi istrinya yang sekaligus Ketua Umum Srikandi Partai Demokrat, Annisa Pohan saat menilai tumpeng dalam acara acara Ulang Tahun ke-74 Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Demokrat telah hengkang dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang mendukung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Kini, ke mana Demokrat akan melabuhkan dukungan di 2024, ditunggu masyarakat. Namun santer dikabarkan Demokrat akan bergabung bersama PDIP mengusung Ganjar. Termasuk ada peluang mendukung Prabowo.

Menyikapi arah dukungan ini, Wasekjen Demokrat, Renanda Bachtar, tak menampik memang ada pembicaraan dengan PDIP. Termasuk dengan bacapres Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto.

Namun, ia memastikan Demokrat belum membuat keputusan. Keputusan baru akan dibuat setelah Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono bertemu dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani.