Zulhas Sebut Pilgub DKI Anies vs Ahok Pilkada Terburuk Sepanjang Sejarah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

Anies bertemu dengan Ahok di Balai Kota Foto: Antara/Hafidz Mubarak A.
zoom-in-whitePerbesar
Anies bertemu dengan Ahok di Balai Kota Foto: Antara/Hafidz Mubarak A.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyinggung pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta sebagai pesta demokrasi terburuk sepanjang sejarah pemilu. Apa alasan Zulhas menyampaikan itu?

“Mudah-mudahan nanti Pemilu kita yang akan datang 2024, 14 Februari, insyaallah tidak usah khawatir, pemilu kali ini aman dan lancar insyaallah,” kata Zulhas dalam sambutannya di acara peringatan maulid nabi Muhammad SAW di kediaman Wamenaker Afriansyah Noor, Minggu (8/10).

“Karena apa? karena kita sudah pinter-pinter, sudah mengerti sudah paham, dan yang buruk sudah lewat. Yang paling buruk Pemilu itu waktu Pilgub DKI,” lanjut Ketum PAN itu.

Dalam sambutannya, Zulhas memang tidak spesifik pilkada terburuk ini merujuk pada pilkada era siapa.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menghadiri Rapat Konsolidasi bersama Caleg DPR RI dari Jawa Tengah, di Semarang, Sabtu (7/10/2023). Foto: Dok. Istimewa

Namun setelah itu, dalam wawancara singkat usai acara, Zulhas menjelaskan bahwa kalimatnya soal pilkada terburuk merujuk pada Pilkada DKI 2017.

Alasannya karena besarnya polarisasi yang terbentuk dalam poros dukungan Anies dan Ahok saat itu.

“Ya waktu itu ada Pak Anies dan Pak Ahok atau pilpres zaman pak Jokowi yang dua pasang, ya kita terbelah waktu itu,” kata Zulhas.

Ia melanjutkan, saat ini ia percaya pilpres dan pilkada tahun depan tidak akan diwarnai perpecahan masyarakat lagi.

“Nah yang paling buruk sudah lewat, jadi Insyaallah percayalah menurut saya pemilu 2024 mendatang ini akan berlangsung dengan baik. Saya beri judul kompetisi persaudaraan,” tutur dia.

Dalam