kumparan
6 Sep 2019 15:15 WIB

10 Tahun Ditunggu, Esemka Debut dengan Mobil Pikap

Lika-liku Mobil Esemka Foto: Muhammad Faisal N/kumparan
Setelah ditunggu-tunggu lama, pabrik mobil Esemka di bawah PT Solo Manufaktur Kreasi akhirnya diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dua model mobilnya pun meluncur resmi Bima 1.2L dan 1.3L.
ADVERTISEMENT
Fasilitas produksinya berada di Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali Jawa Tengah. Setidaknya, sudah ada ratusan unit yang diproduksi.
Perjalanan Esemka tak mudah hingga akhirnya mengudara, di mulai dari 2008 lalu, mereka setapak demi setapak meraba industri otomotif dalam negeri. Tim Esemka mulai menggali kemungkinan untuk pengembangan mobil Indonesia.

2009

Pada tahun ini mereka mengembangkan prototipe mobil pertama, yang diberi nama Esemka Rajawali (R1). Punya rupa SUV, mobil ini yang menjadi cikal bakal, produk-produk Esemka selanjutnya.
Pabrik esemka di Boyolali. Foto: kumparan

2010

Berselang satu tahun kemudian, mereka akhirnya mendirikan PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK), yang sampai saat ini menjadi pemegang merek Esemka di Indonesia.

2011

Kemudian, PT SMK kembali mengembangkan prototipe mobil kedua mereka, yang disebut dengan nama Esemka Rajawali R2 dan Esemka Bima 1, dengan tampilan pikap.
Presiden Jokowi saat mencoba salah satu mobil Esemka. Foto: Dok. Agus Suparto

2012

Nah baru kemudian di 2012 ini, yang disebut-sebut menjadi tonggak awal kemunculan Esemka. Dua produk Esemka, Rajawali R2 dan Bima 1.1, kala itu diperkenalkan langsung oleh Walikota Solo Joko Widodo.
ADVERTISEMENT
Tak hanya itu, Jokowi dan FX Hadi Rudyatmo, menetapkan Esemka sebagai mobil dinas wali kota dan wakil wali kota Solo.

2013

Esemka kembali mengembangkan prototipe mobil ketiga yaitu Esemka Rajawali R2. Esemka yang kala itu mengabarkan akan memproduksi massal produknya, mengklaim sudah menerima 7.000 pesanan.

2014

Kemudian PT SMK kembali meluncurkan produk baru mereka Esemka Rajawali R2 MT. Dan pada saat itu juga Jokowi yang memperkenalkan Esemka, dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia.

2015

Selanjutnya, di tahun ini PT SMK mengintegrasikan diri ke PT Adiperkasa Citra Esemka, yang disebut-sebut milik AM Hendropriyono.
Pada masa-masa ini, kabar soal Esemka mulai meluas, bahkan soal akan adanya campur tangan proton dalam produksi Esemka, di bawah PT Adiperkasa Citra Lestari --yang meminang PT SMK dengan pembentukan perusahaan baru PT ACEH (Adiperkasa Citra Esemka Hero).
ADVERTISEMENT

2016

Meski belum berhenti diberitakan, PT ACEH seolah fokus melakukan pembangunan pabrik di Boyolali. Bahkan tak hanya di Jawa Tengah, kabarnya ada juga pabrik Esemka di daerah Cileungsi, Bogor.
Pabrik esemka di Boyolali. Foto: kumparan

2017

Pada Januari 2017, PT ACEH sempat mengabarkan produksi Esemka mundur, dan akan dilakukan pada Agustus. Namun tak juga terealisasi.
Kemudian tepatnya pada September 2017, publik dihebohkan oleh penampakan mobil Esemka Digdaya yang mengaspal di Solo. Namun kabar kembali menguap, tanpa ada kejelasan.

2019

Setelah sempat tak ada kabarnya di 2018, pada 2019 Esemka kembali keluar kandang. Diawali dengan penandatanganan kesepakatan dengan produsen komponen lokal di Kementerian Perindustrian, akhirnya mereka berani meresmikan pabriknya di Boyolali, dan siap bertempur di industri otomotif dalam negeri.
ADVERTISEMENT
“Saya tegaskan ini (mobil Esemka) bukan mobil nasional. Kami orang swasta yang ingin berbisnis di sektor otomotif," kata Presiden Direktur PT Solo Manufaktur Kreasi, Eddy Wirajaya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan