3 Tips Aman Beli Mobil Bekas Secara Online

29 Mei 2021 13:10
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Pilihan mobil bekas. Foto: Muhammad Ikbal/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pilihan mobil bekas. Foto: Muhammad Ikbal/kumparan
ADVERTISEMENT
Jual beli mobil bekas secara online mulai sering dilakukan. Apalagi semenjak ada pandemi, biar lebih gampang dan efektif, aktivitas penjualan beserta transaksi mobil bekas dilakukan secara daring.
ADVERTISEMENT
Hanya saja kemudahan ini memiliki celah yang bisa dimanfaatkan oknum pedagang tak bertanggung jawab untuk mendapat pundi-pundi keuntungan.
Mulai dari kondisi mobil tak sesuai deskripsi, surat-surat juga tak memiliki kesesuaian dengan identitas mobil, sampai iming-iming harga murah sehingga pembeli tergiur, dan langsung melakukan transaksi supaya tidak jatuh ke tangan pembeli lain.
Oleh karena itu supaya terhindar oknum penjual tersebut, ada baiknya simak 3 tips aman beli mobil bekas secara online berikut ini bersama CEO OLX Group Indonesia, Johnny Widodo.

1. Cek harga pasaran mobil bekas

Pertama menurut Johnny, cek harga pasaran mobil bekas yang akan diincar. Ini penting diketahui agar calon pembeli tak mudah terbuai banderol mobil bekas murah meriah di bawah pasaran.
ADVERTISEMENT
"Misal harga pasaran Rp 150 terus dijual Rp 100 juta, mungkin biasanya bohong atau ada masalah seperti pajak mati, atau masih jaminan leasing," ungkapnya dalam diskusi virtual beberapa waktu lalu.
Ilustrasi mobil bekas Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mobil bekas Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Supaya mendapat afirmasi soal harga yang murah, pembeli bisa tanyakan langsung kepada penjual mengenai kondisi mobil. Misalnya, apakah murah karena pajaknya telat atau ada kondisi lain seperti bekas tabrakan atau banjir.
Tanyakan pula kelengkapan surat-suratnya, dan ada baiknya pastikan si penjual merupakan pihak pertama, sehingga bisa lebih mendetail bertanya mengenai kondisi mobil untuk memperkirakan harga jualnya.

2. Pastikan akun penjual terverifikasi

Tak kalah penting gunakan fitur yang ada pada platform jual beli mobil bekas. Biasanya beberapa platform mencantumkan status penjual sudah terverifikasi untuk menjamin keamanan dan terhindar oknum penipu.
ADVERTISEMENT
Misalnya di OLX Autos, penjual yang tepercaya ditunjukkan dengan keterangan nama 'verified seller' dan badge biru khas warna platform, sehingga makin gampang memilah penjualnya.
Biar makin meyakinkan, ada juga tambahan nilai mobil dan keterangan lulus inspeksi oleh petugas verifikator sebelum dijual.
Pilihan mobil bekas. Foto: Muhammad Ikbal/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pilihan mobil bekas. Foto: Muhammad Ikbal/kumparan
Grade mobil ditentukan berdasarkan penilaian secara objektif meliputi kondisi mesin, kemudi, transmisi, pengereman, indikasi tabrakan dan banjir, hingga verifikasi fisik mobil dengan dokumen.

3. Akhiri cek fisik sebelum transaksi

Apabila sudah memahami harga pasaran dan memilih penjual terverifikasi, berikutnya atur pertemuan untuk cek fisik. Ingat, beli mobil bekas secara online bukan berarti semuanya dilakukan tanpa tatap muka dan pengecekan langsung.
Meski ada jaminan yang telah disebutkan, sebelum bertransaksi si pembeli harus tetap mengecek fisik keseluruhan mobil yang akan dibeli. Sifatnya wajib, supaya tahu kondisi mobil saat itu juga dan biar lebih tenang melihat barangnya dulu sebelum membeli.
ADVERTISEMENT
Ada baiknya ajukan test drive sambil ditemani penjual. Sifatnya wajib agar penjual tak menaruh kecurigaan. Bagi pembeli, test drive ini agar makin meyakinkan dan mengetahui performa mobil saat itu juga sebelum dibeli.
"Lihat STNK dan BPKB-nya sama atau tidak dengan identitas dan mobil, kemudian kalau kilometernya rendah bisa dites kaki-kakinya, walaupun ada yang kilometernya rendah tapi jarang dipakai," tambah Johnny.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020