40 Tahun Memimpin, Bos Suzuki Pensiun di Usia 91 Tahun

1 Maret 2021 15:22
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Osamu Suzuki resmi mengundurkan diri dari posisi chairman per Juni 2021. Foto: Nikkei
zoom-in-whitePerbesar
Osamu Suzuki resmi mengundurkan diri dari posisi chairman per Juni 2021. Foto: Nikkei
ADVERTISEMENT
Osamu Suzuki yang kini berusia 91 tahun, melepas jabatannya sebagai pimpinan tertinggi pabrikan otomotif Suzuki, per Juni 2021 mendatang.
ADVERTISEMENT
Kursi jabatan Chairman of the Board of Directors Suzuki, nantinya diteruskan sang anak Toshihiro Suzuki, yang saat ini menjabat sebagai presiden dan CEO.
Langkah ini diambil, untuk memberikan ruang kepada bos baru menghadapi tantangan di era kendaraan listrik, untuk bersaing dengan brand seperti Tesla dan Apple.
Meski begitu, Osamu mau terus aktif dengan tetap menjadi penasihat. Dan mau tetap aktif di perusahaan yang didirikan oleh kakek istrinya.
Osamu Suzuki, Chairman of the Board of Directors Suzuki (kanan) dan President dan CEO Suzuki, Toshihiro Suzuki (kiri). Foto: Nikkei
zoom-in-whitePerbesar
Osamu Suzuki, Chairman of the Board of Directors Suzuki (kanan) dan President dan CEO Suzuki, Toshihiro Suzuki (kiri). Foto: Nikkei
"Saya tidak akan melarikan diri atau bersembunyi," kata Suzuki seperti dilansir Carscoops.
Bahkan yang lebih menarik lagi, dirinya bertekad untuk mendedikasikan hidupnya untuk terus bekerja, menjadi lifelong non-retiree.

Membuka pasar India

Suzuki setidaknya sudah bersama merek berlambang S besar sejak 1958, dan menjadi presiden pada tahun 1978. Baru kemudian pada 2016 mundur dari jabatan tersebut, dan menjadi chairman.
ADVERTISEMENT
Dan salah satu prestasinya sepanjang menjabat sebagai presiden, yaitu sudah membuat keputusan penting masuk pasar India.
Peluncuran Suzuki S-Presso di India Foto: dok. Maruti Suzuki
zoom-in-whitePerbesar
Peluncuran Suzuki S-Presso di India Foto: dok. Maruti Suzuki
Mereka sukses besar di sana, di mana Maruti Suzuki India Ltd dengan Suzuki menjadi pemegang saham mayoritas, menguasai 50 persen pasar di negeri Bollywood tersebut.

Investasi mobil listrik

Tak mau ketinggalan dengan rivalnya, produsen mobil terbesar keempat Jepang, juga akan investasi sampai 1 triliun yen, yang mayoritas dialokasikan buat pengembangan teknologi listrik selama lima tahun ke depan.
“Karbon netral adalah fokusnya sekarang. Suzuki tidak boleh ketinggalan tren global ini," kata Toshihiro Suzuki.
Teknologi hybrid pada Suzuki Swift Foto: dok. Suzuki
zoom-in-whitePerbesar
Teknologi hybrid pada Suzuki Swift Foto: dok. Suzuki
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020