Otomotif11 September 2020 19:21

5 Kebiasaan yang Bikin AC Mobil Kamu Cepat Rusak

Konten Redaksi kumparan
5 Kebiasaan yang Bikin AC Mobil Kamu Cepat Rusak (208231)
Ilustrasi Pengharum pada AC Mobil. Foto: dok. Istimewa
Setiap pemilik mobil pasti mengharapkan komponen Air Conditioner (AC) bisa berfungsi dengan normal alias dingin setiap kali digunakan. Namun, karena pemakaian sehari-hari, pendingin kabin tersebut bisa mengalami masalah.
ADVERTISEMENT
Masalah AC mobil yang tidak dingin biasanya disebabkan oleh adanya kebocoran pada saluran pendingin. Tapi tahukah Anda, selain karena hal tadi, ternyata ada beberapa kebiasan buruk yang sering kali dilakukan dan membuat komponen AC cepat alami kerusakan.
Nah, pada artikel kali ini, kumparan coba berbagi informasi tentang 5 kebiasan penyebab AC mobil cepat rusak yang mungkin kita lakukan tanpa disadari. Berikut ini penjelasan bersama Hasan pemilik bengkel spesialis AC, Dunia AC.

1. Tidak mematikan AC ketika mematikan mesin mobil

5 Kebiasaan yang Bikin AC Mobil Kamu Cepat Rusak (208232)
AC Mobil di KIA Grand Sedona Foto: Aditya Niagara
Kebiasaan buruk yang pertama adalah tak mematikan AC ketika mematikan mesin mobil. Alasan kebiasaan ini masih sering dilakukan karena dinilai lebih praktis atau terkadang ada juga yang lupa
Hasan menjelaskan, jika kebiasaan ini masih kerap dilakukan, konsekuensinya adalah kerusakan pada kompresor AC.
ADVERTISEMENT
"Ketika mematikan mesin dan AC masih hidup, pulley pada kompresor AC akan terjepit oleh plate pressure, hentakan itu akan membuat komponen dalam kompresor menjadi aus," jelas Hasan saat kumparan mendatangi bengkel dunia AC beberapa waktu lalu.
Akibatnya adalah umur kompresor AC akan lebih pendek. Gejala awal komponen ini mengalami kerusakan adalah suara seperti ngorok hingga AC yang tak dingin.

2. Menyalakan AC saat RPM mesin tinggi

5 Kebiasaan yang Bikin AC Mobil Kamu Cepat Rusak (208233)
Panel Instrumen Peugeot 3008 Allure Plus . Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
Yang kedua dan sering juga dilakukan adalah menyalakan AC ketika putaran mesin dalam kondisi tinggi. Hal ini dilakukan umumnya ketika pengguna mobil mengemudi di kondisi jalan yang sejuk. Nah, ketika merasa sudah tak nyaman pengemudi menyalakan AC tanpa memperhatikan RPM mesin.
"Paling maksimal adalah di bawah 2.000 rpm. Karena jika lebih dari itu akan terjadi gesekan keras antara pulley dan pressure plate di kompresor AC," paparnya.
ADVERTISEMENT
Harga komponen kompresor AC pun berbeda-beda disesuaikan dengan jenis mobil. Hasan menjelaskan untuk Honda CRV gen 1 harga barunya menyentuh Rp 3,5 juta.

3. Menghidupkan mesin ketika AC masih On

5 Kebiasaan yang Bikin AC Mobil Kamu Cepat Rusak (208234)
Membersihkan saluran udara AC mobil sendiri. Foto: Ghulam Muhammad Nayazri
Ketika AC on dan posisi kunci kontak sudah stand by secara otomatis akan membuat kompresor juga dalam posisi On dan siap menekan fren ke seluruh sistem AC.
Nah, ketika memaksa menghidupkan mesin dalam posisi AC menyala ini akan mempengaruhi kompresi dan kerja komponen di dalam kompresor AC.
"Selain cepat rusak (kompresor), starter mobil juga pasti akan terasa berat," paparnya.

4. Merokok dalam kabin

5 Kebiasaan yang Bikin AC Mobil Kamu Cepat Rusak (208235)
Ilustrasi meroko saat mengendarai mobil. Foto: dok. Istimewa
Kebiasaan merokok sambil mengemudikan mobil tidak mudah untuk dihilangkan, termasuk merokok dalam kondisi AC mobil menyala.
Hasan menjelaskan, kebiasaan ini menyumbang sedikit permasalahan pada sistem kerja AC di mobil.
ADVERTISEMENT
"Ya, ini bisa juga karena kan kita kan enggak tahu ada abu rokok yang masuk ke sirkulasi AC atau tidak. Permasalahannya palingan kabin mobil yang jadi bau rokok," paparnya.

5. Membuka jendela ketika AC menyala

5 Kebiasaan yang Bikin AC Mobil Kamu Cepat Rusak (208236)
Ilustrasi perempuan berkendara. Foto: Shutter Stock
Kebiasaan buruk yang terakhir adalah membuka jendela tetapi komponen AC masih menyala. Di kondisi ini, AC tak bisa mencapai suhu yang maksimal, kompresor akan bekerja lebih keras lagi.
Nah, agar kondisi AC mobil tetap dalam keadaan yang prima, selain memperhatikan 5 hal di atas, pemilik mobil juga harus konsisten melakukan perawatan AC paling lama 3 sampai 4 bulan sekali.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white