Ada Skema One Way dari Cikarang hingga Semarang Saat Arus Mudik 2022
ยทwaktu baca 3 menit

Korlantas Polri telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas dalam mengatur arus mudik Lebaran 2022. Ada 2 skema rekayasa lalu lintas yang telah disiapkan, yakni contra flow dan one way atau satu arah.
"Nah ini memang perlu banyak persiapan dan sosialisasi kepada masyarakat, nanti kami akan menyiapkan contra flow sampai one way," ucap Kakorlantas Polri, Irjen Pol, Firman Shantyabudi dalam keterangan resminya beberapa waktu lalu.
Dirlantas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Agus Suryo Nugroho menambahkan, skema contra flow dan one way nasional akan diberlakukan apabila terjadi kemacetan panjang.
"Manakala arus itu cukup padat dan menuju macet, maka akan dilakukan one way nasional. Tapi ini masih rencana, termasuk juga akan dilakukan contra flow pada titik tertentu," jelas Agus.
Skema rekayasa lalu lintas one way dan contra flow
Skema one way nasional yang akan diberlakukan dimulai dari Km 70 Gerbang Tol Cikarang Utama sampai Km 414 Gerbang Tol Kalikangkung.
Nantinya, seluruh Gerbang Tol yang mengarah ke Jakarta dan berada di jalur one way tersebut akan ditutup. Kendaraan yang akan mengarah ke Jakarta dari arah Semarang, akan dialihkan keluar tol untuk melalui Jalan Nasional atau Jalur Pantura.
Adapun untuk pengaturan rest area, bagi kendaraan yang melaju dari arah Jakarta di jalur berlawanan pada skema one way, dapat masuk ke rest area melalui pintu keluar dan keluar melalui pintu masuk.
Bakal berlaku saat arus balik
Sama seperti saat arus mudik, skema rekayasa lalu lintas contra flow dan one way nasional ini juga akan berlaku pada arus balik Lebaran 2022.
Untuk skema arus balik, penerapan one way nasional akan dimulai dari Km 414 Gerbang Tol Kalikangkung. Seluruh kendaraan yang melaju dari arah Jawa Tengah atau Jawa Timur dapat menggunakan jalur berlawanan hingga Km 72 Gerbang Tol Cikarang Utama.
Nantinya, setelah Km 72 Gerbang Tol Cikarang Utama, Kepolisian akan menerapkan skema contra flow hingga Km 47 sebelum akhirnya arus lalu lintas akan dinormalkan kembali ke jalur semula.
Adapun untuk kendaraan yang hendak menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur dari arah Jakarta akan dikeluarkan ke Jalan Nasional menuju Jalur Pantura mulai dari Km 70 Gerbang Tol Cikarang Utama.
Seluruh skema rekayasa lalu lintas contra flow dan one way nasional itu, akan diberlakukan secara situasional. Tergantung pada kondisi kepadatan arus lalu lintas yang terjadi.
Siapkan opsi pengalihan arus
Selain menyiapkan skema rekayasa lalu lintas contra flow dan one way nasional, pada kondisi mendesak Kepolisian juga membuka peluang untuk mengalihkan arus lalu lintas menuju jalan non tol hingga jalan alternatif.
"Jadi semua jalur itu akan difungsikan. Kemudian akan disalurkan ketika melihat arus yang dari Jakarta, Jawa Barat cukup padat. Prinsipnya semua jalur jadi pengawasan, karena kerawanan itu sudah kami antisipasi," tutup Agus.
***
