Alasan Lepas Jadikan Indonesia Pasar Pertama di Dunia

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Lepas L8 di GJAW 2025. Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Lepas L8 di GJAW 2025. Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

Indonesia menjadi pasar pertama bagi brand otomotif anyar Lepas di kancah global. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Ada banyak hal yang memperkuat prinsipal memilih Indonesia sebagai negara debutan.

Deputy Country Director Lepas Indonesia Ricky He bilang, Indonesia merupakan pasar yang penting. Diperkuat dengan populasi generasi muda yang banyak, serta keterbukaan menerima merek baru terutama di segmen kendaran listrik dan hybrid dengan teknologi plug-in hybrid (PHEV).

"Sebenarnya pasar setir kanan dan Eropa adalah strategi terbesar kami dan kenapa kami memilih Indonesia, karena memiliki populasi muda yang sangat besar, serta penerimaan brand baru yang sangat kuat," buka Ricky saat ditemui di ICE BSD, Tangerang, Senin (24/11).

Lepas L8 di GJAW 2025. Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

Populasi usia muda yang besar dianggapnya menjadi potensi yang besar untuk ekspansi. Terlebih tren adopsi teknologi yang cepat melalui ragam fitur modern, menjadi faktor utama mengapa Indonesia dipilih sebagai lokasi peluncuran perdana.

Tambahnya, hasil riset internal menunjukkan konsumen Indonesia menaruh perhatian besar pada fitur dan teknologi, bukan semata harga. Hal ini menjadi menarik karena banyak keputusan pembelian mobil di Indonesia biasanya diasosiasikan dengan harga dan pertimbangan nilai jual kembali.

instagram embed

Lepas, kata Ricky menilai generasi muda kini lebih tertarik pada kendaraan yang punya desain berbeda, fitur lengkap, serta kapabilitas yang relevan seperti efisiensi baterai, fleksibilitas kabin, hingga konektivitas.

"Kemudian kami berpikir, model SUV 5-seater sudah cukup. Model kami juga memiliki desain yang indah, filosofi yang sangat elegan. Untuk mendukung nilai brand, tentu saja fitur adalah prioritas utama, misalnya water wading 600 mm, fitur vehicle to load, hingga UV protection. Inilah kenapa kami ingin membawa sesuatu yang baru ke pasar ini," terang Ricky.

Peluncuran Lepas L8. Foto: Dok. Lepas

Alasan lain yang membuat Indonesia menjadi prioritas adalah dinamika pasar yang dianggap terlalu homogen. Warna mobil yang paling banyak dipilih konsumen masih berkutat pada hitam, putih, dan palet netral lain.

Oleh karena itu Lepas melihat ruang besar untuk menawarkan opsi yang lebih berwarna dan berkarakter seperti hijau, ungu, hingga merah. Tujuannya adalah menanamkan identitas brand sebagai merek yang berani tampil beda, bukan sekadar mengikuti arus, meskipun keputusan akhir tetap berada di tangan konsumen.

Di sisi lain, Lepas juga menilai Indonesia punya kombinasi ekosistem yang sedang berkembang, dari regulasi elektrifikasi, pertumbuhan pasar SUV, hingga minat konsumen terhadap teknologi baru, sehingga dari sisi kebaruan produk dan konsep yang diusung, akan mudah diterima konsumen.

"Apa yang kami lakukan adalah menciptakan brand baru di sini, kami ingin mempromosikan brand kami untuk memberikan pesan yang kuat bagi pelanggan kami sebagai Lepas, leopard passion yang melambangkan kekuatan, keanggunan, kecepatan, dan ekspresi diri," imbuhnya.