Alasan Motor Matik Terbaru Jarang Dilengkapi Engkol Mesin

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Yamaha Fazzio Hybrid Connected. Foto: Sena Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Yamaha Fazzio Hybrid Connected. Foto: Sena Pratama/kumparan

Motor matik anyar kian berkembang dari aspek desain hingga fitur-fiturnya, termasuk soal penggunaan engkol mesin yang jamak ditemui beberapa waktu lalu.

Namun, seiring berjalannya waktu, beberapa pabrikan mulai menanggalkan komponen yang dioperasikan menggunakan kaki tersebut.

After Sales Service Manager PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Suma Adnyana mengatakan, perkembangan teknologi dan kebutuhan kepraktisan menjadi alasannya.

“Ini lebih soal teknologi yang berkembang ya, beberapa motor kami sudah menerapkan teknologi dari motor-motor canggih sebelumnya,” buka Suma ketika dihubungi kumparan (24/1).

Layout mesin all new Yamaha NMax. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan

Ia menambahkan, setidaknya ada beberapa hal yang membuat motor skutik kekinian sudah tak lagi dilengkapi dengan engkol. Selain daripada survei konsumen yang menginginkan motor yang praktis digunakan.

“Pertama itu ada teknologi dekompresi mesin untuk menurunkan tekanan mesin motor biar lebih mudah dinyalakan. Kemudian juga kita ada teknologi smart motor generator seperti di Fazzio atau Filano, ya,” pungkas Suma.

Penggunaan teknologi tersebut, lanjut Suma, membuat proses menyalakan mesin jadi lebih efisien. Sehingga bisa hanya mengandalkan dari aki saja, makanya motor yang tanpa dilengkapi engkol biasanya diberi fitur penunjuk tegangan arus aki.

“Kemudian dari aspek perawatan jadi lebih murah, soalnya konsumen tidak perlu lagi memikirkan biaya komponen engkol dan komponen penghubung lainnya. Ya, jadi mirip kayak punya mobil,” tukasnya.

Selain itu, hilangnya mekanisme engkol juga membuat mesin motor matik memiliki konstruksi yang kian ringkas dan lebih sederhana.

***