Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2024 © PT Dynamo Media Network
Version 1.89.0
APM Rancang Harga Mobil Baru Berbasis Pajak Emisi, Bisa Lebih Mahal?
8 September 2021 8:57 WIB
·
waktu baca 2 menitADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Ya mobil yang emisinya semakin kotor, maka pajaknya bisa tinggi. Efeknya harga jualnya menjadi mahal.
"Salah satu unsur pembuatan harga adalah besaran pajak di dalamnya. Tentunya bila terjadi perubahan pada pajak maka akan mempengaruhi harga jual mobil yah," ucap Business Innovation and Marketing & Sales Director HPM Yusak Billy kepada kumparan, Selasa (07/9).
Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor Anton Jimmi Suwandy mengungkapkan, kemungkinan adjustment pasti ada karena berpengaruh ke penghitungan besaran pajak.
"Ini masuk sebagai salah satu komponen di dalam harga yang akan dibayarkan oleh konsumen. Untuk detailnya masih disiapkan menyesuaikan arahan regulasi," tutur Anton.
Proses pengujian mobil belum rampung
Billy menambahkan, aturan ini juga berlaku untuk semua mobil yang dipasarkan di Indonesia. Dan saat ini mobil-mobil Honda pun masih dalam tahap pengujian.
ADVERTISEMENT
"Karena itu besaran pajaknya belum dapat ditetapkan, karena harus menunggu hasil pengujiannya," ucapnya.
Mengkonfirmasi kepada Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra, dirinya menyebut pihaknya sudah mendaftarkan juga produk-produknya untuk diuji di Kementerian Perhubungan.
Amel masih memonitor, dan sampai saat ini masih dalam proses pengujian. Sehingga masih menunggu laporan resmi hasil pengujian.
"Pajak akan mengikuti hasil uji emisi yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan," ujar Amelia.
Sertifikasi Tipe Kendaraan Bermotor Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Jabonor ketika tanyakan juga tak berbicara banyak.
"Sudah diuji. Untuk data ada di balai uji Bekasi," ungkapnya.