Arista Group Kuasai 40 Persen Penjualan Mobil Listrik Nasional

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Diler Arista BYD BSD City. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Diler Arista BYD BSD City. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Direktur Arista Group, Christoforus Ronny Ng mengeklaim mayoritas penjualan mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) di Indonesia, berasal dari jaringan diler beberapa merek yang di bawah naungan perusahaannya.

"Total kontribusi penjualan EV saat ini berasal dari Arista sebesar 40 persen, paling banyak dari Wuling dan BYD dari seluruh total market," buka Ronny saat lawatannya ke kantor kumparan, Jakarta (2/10).

Director Arista Group, Christoforis Ronny Ng. Foto: Syawal Febrian Darisman/kumparan

Arista Group setidaknya menaungi jenama Wuling, BYD, Denza, dan Hyundai yang meniagakan BEV. Selain penjualan konsumen pribadi, Ronny mengaku pembelian juga tidak sedikit datang dari sektor fleet seperti armada taksi daring.

"BYD M6 itu hampir 80 persen dari Grab, yang Grab Premium. BYD memang menunjukkan produk yang pas dengan dibutuhkan di Indonesia saat ini," imbuhnya.

Suasana booth Wuling saat pameran otomotif GIIAS Surabaya 2025 di Grand City Convex, Surabaya, Rabu (27/5/2025). Foto: Sena Pratama/kumparan

Arista Group bakal menambah satu lagi merek yang berfokus pada penjualan BEV untuk segmen komersial yaitu Farizon Auto. Ronny bilang, pasar kendaraan komersial BEV di dalam negeri memiliki potensi yang besar.

"Komersial ini menjadi salah satu bagian untuk memberikan new energy yang sangat baik untuk Indonesia. Ini bisa meringankan subsidi BBM, kemudian polusi yang sudah cukup tinggi," jelasnya.

Penjualan BEV di Indonesia sepanjang tahun 2025 berjalan mengalami pertumbuhan positif. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), selama bulan Januari hingga Agustus, kenaikannya mencapai 14,9 persen.

Hasil tersebut memperbaiki catatan minus pada Juni dan Juli lalu. Distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) bulan Agustus jumlahnya 6.358 unit, naik dari Juli yang totalnya 5.531 unit. Sementara akumulasi 8 bulan tahun ini totalnya 51.192 unit.

Kemudian data Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menjabarkan penjualan BEV dari tahun ke tahun terus mengalami lonjakan. Semula pada 2021 jumlahnya hanya 685 unit, menjadi 43.194 unit sepanjang tahun 2024.

Distribution Agreement Signing Ceremony antara PT Arista Auto Elektrindo dan Zhejiang Farizon New Energy Commercial Vehicle Group (Farizon Auto). Foto: Dok. Arista Group

Penjualan mobil listrik terlaris berdasarkan merek per Agustus 2025

BYD 2.562 unit

Wuling 1.109 unit

AION 725 unit

Chery 521 unit

Denza 292 unit

Geely 224 unit

Xpeng 190 unit

GWM 164 unit

VinFast 139 unit

Hyundai 134 unit.

Penjualan mobil listrik terlaris berdasarkan model per Agustus 2025

BYD M6 1.379 unit

Wuling BinguoEV 746 unit

AION V 617 unit

BYD Sealion 7 602 unit

BYD Atto 3 454 unit

Chery J6 325 unit

Denza D9 292 unit

Wuling Air EV 284 unit

Geely EX5 224 unit

Chery E5 196 unit

Wuling Cloud EV 174 unit

GWM Ora 03 164 unit

Xpeng X9 123 unit

VinFast VF3 110 unit

Hyptec HT 96 unit

Hyundai IONIQ 5 86 unit

MG4 EV 84 unit

BYD Dolphin 78 unit

Xpeng G6 67 unit

BYD Seal 49 unit.