Awas, Kebiasaan Isi BBM saat Tangki Nyaris Kosong Bikin Mobil Rusak
·waktu baca 2 menit

Kepala Bengkel Auto2000 Cabang Krida Cilandak, Heri Andriyanto mengingatkan, ada baiknya pemilik mobil menghindari kebiasaan mengisi BBM saat tangki nyaris kosong.
“Bisa berdampak buruk terhadap kebersihan tangki bensin dan performa mesin mobil. Usahakan jangan sampai volume BBM di tangki kurang dari seperempat tangki apalagi semalaman dibiarkan kosong,” ungkapnya kepada kumparan belum lama ini.
Bila dibiarkan kosong, katanya, ini dapat memicu kondensasi atau munculnya embun air. Tentunya, itu akan berdampak buruk apabila tercampur dengan bensin.
“Embun air yang terlalu lama menempel di tangki juga bisa menimbulkan karat yang akhirnya jadi kotoran pada tangki BBM. Dikhawatirkan bisa menyumbat filter bensin, kotoran yang dihasilkannya itu,” jelasnya.
Karat yang menumpuk lama-lama akan rontok dan berbentuk seperti kotoran berpasir. Ini sangat berbahaya bila kotoran sampai terisap pompa bahan bakar atau bahkan lolos ke jeroan mesin.
Lebih lanjut karat tersebut bisa membuat suplai bahan bakar jadi tidak optimal sebab menyumbat filter bahan bakar. Akhirnya, performa mobil menjadi turun bahkan konsumsi bahan bakar menjadi boros.
“Pembakarannya enggak optimal, bahkan kalau bener-bener sampai sumbatannya itu menutup aliran bahan bakar, mesin mobil bisa tiba-tiba mati ketika digunakan,” ucapnya.
Komponen fuel pump atau pompa bahan bakar juga bisa rusak. Air yang terisap bisa membuat kerusakan pada bagian motor pompa bahan bakar.
“Fuel pump ini komponen awet ya bisa 160 ribu kilometer baru diganti. Kalau kayak tadi mengisi tangki nunggu kosong dulu ya mengurangi umurnya,” tuturnya.
Ciri-ciri komponen ini mengalami kerusakan biasanya mobil akan mengeluarkan suara dengungan yang cukup berisik. Selain itu, mobil bisa menjadi sulit untuk di-starter. Pemilik mobil juga bisa melihat indikator injeksi yang berkedip di kabin.
“Aliran bahan bakarnya kalau tersumbat enggak stabil jadi akan nyendat-nyendat alias brebet. Tentunya, ini kan enggak nyaman ya buat mengemudi,” paparnya.
Harga filter dan fuel pump sendiri beragam, tergantung jenis mobilnya. Misalnya, komponen ini untuk model Toyota Avanza bisa dibanderol sekitar Rp 300 ribu hingga Rp 400 ribu.
