BAIC Siapkan Mobil Listrik Arcfox T1, Meluncur di Indonesia 2026

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
BAIC Arcfox T1. Foto: Dok. Arcfox
zoom-in-whitePerbesar
BAIC Arcfox T1. Foto: Dok. Arcfox

Pabrikan asal China, BAIC, akan meluncurkan produk mobil listrik (EV) terbarunya ke Indonesia pada tahun 2026, yakni Arcfox T1. Mobil setrum ini bakal masuk ke Tanah Air melalui gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

Kabar itu dikonfirmasi langsung oleh Dhani Yahya, Chief Operating Officer BAIC Indonesia. Ia menyatakan, hadirnya Arcfox T1 selaras dengan strategi perusahaan yang secara bertahap memperkenalkan berbagai produk dengan perbedaan sistem pembakaran ke Indonesia.

“Arcfox T1 akan menjadi model listrik pertama yang kami siapkan untuk pasar Indonesia, peluncurannya ditargetkan pada tahun 2026. Kami melihat momentum IIMS 2026 sebagai salah satu ajang penting untuk memperkenalkan kendaraan ini lebih dekat ke masyarakat,” buka Dhani kepada kumparan, Jumat (3/10/2025).

BAIC Arcfox T1. Foto: Dok. Arcfox

Mengenai daya pacu, mobil itu memiliki dua pilihan jantung mekanis yang dibedakan dengan figur daya dan kemampuan jelajahnya. Pertama pilihan baterai 41,7 kWh berdaya tempuh 320 kilometer dengan keluaran tenaga 94 dk, serta opsi 42,3 kWh yang bisa menjangkau jarak 425 kilometer dan tenaga 127 dk. Keduanya mengemas baterai LFP.

Dari segi dimensi, Arcfox T1 memiliki panjang 4.337 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.572 mm dengan wheelbase 2.770 mm. Menurut Dhani, Arcfox T1 saat ini punya dimensi yang lebih besar dibandingkan kompetitornya, seperti BYD Dolphin, GWM ORA 3, Wuling Cloud EV, MG4, dan AION UT.

BAIC Arcfox T1. Foto: Dok. Arcfox

Berbicara tampilan, mobil setrum hatchback ini mengandalkan desain Arc-Flow kekinian. Ada lampu LED strip yang menyatukan lampu utama kanan dan kiri. Kemudian, terdapat gagang pintu semi tersembunyi dan velg alumunium alloy 18 inci multi-spoke. Sementara di buritan, lampu belakang bergaya geometris terhubung lewat panel dekoratif berwarna hitam.

“Di Indonesia, hatchback merupakan pasar ke-3 terbesar setelah MPV dan SUV. Kami memandang segmen ini memiliki potensi besar, terutama di perkotaan. Konsumen membutuhkan kendaraan yang fungsional, efisien, ringkas, tapi tetap stylish dan berteknologi tinggi. Arcfox T1 hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut,” lanjutnya.

Tampilan interior BAIC Arcfox T1. Foto: Dok. Arcfox

Masuk ke dalam kabin, Arcfox T1 memiliki setir model datar dengan empat palang, panel instrumen LCD 8,8 inci, serta layar kendali sentral berukuran 15,6 inci yang dibuat mengambang lengkap dengan asisten suara berbasis kecerdasan buatan (AI).

Dhani menuturkan, interior Arcfox T1 telah menggunakan material ramah lingkungan dengan teknologi nano anti-stain, dan kabin rendah emisi (low VOC) sehingga lebih sehat dan nyaman, menjadikannya sebagai EV urban yang efisien sekaligus premium

Selain itu, lini mobil setrum perdana BAIC ini juga sudah dibekali sistem kamera panorama 540 derajat dan sistem bantuan berkendara (otonom) level dua yang memiliki 12 teknologi keselamatan aktif. Adapun, volume bagasi dapat dibuat lebih lapang dari 459 liter menjadi 1.352 liter setelah melipat kursi belakang.

Tampilan kokpit BAIC Arcfox T1. Foto: Dok. Arcfox

Di negara asalnya, Arcfox T1 diniagakan mulai dari 68.800 yuan (setara Rp 160 jutaan) untuk varian jarak tempuh 320 kilometer dan 93.800 yuan (setara Rp 218 jutaan) untuk varian jarak tempuh 425 kilometer.

“Harga resmi untuk pasar Indonesia akan kami umumkan pada saat peluncurannya nanti. Tentu dalam menetapkan harga kami mempertimbangkan competitiveness serta price positioning yang tepat dalam menyesuaikan kebutuhan konsumen Indonesia,” sambung Dhani.

Melalui kehadiran Arcfox T1 di Indonesia, Dhani optimis mobil ini menjadi salah satu opsi utama bagi pelanggan yang ingin beralih ke mobil listrik yang nyaman, mengutamakan gaya, serta efisiensi.

***

Laporan: Alvian Yoga Yulianto