BAIC T1 Mulai Produksi Lokal Tahun Depan, Target TKDN 60 Persen

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Momen peluncuran BAIC T1 facelift di BAIC Alam Sutera, Kamis (9/7/2026 Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Momen peluncuran BAIC T1 facelift di BAIC Alam Sutera, Kamis (9/7/2026 Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

Chief Operating Officer (COO) BAIC Indonesia, Dhani Yahya memastikan bahwa produksi lokal mobil listrik BAIC T1 akan dimulai pada 2027 mendatang.

Menariknya, perusahaan tidak lagi membidik nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimum sebesar 40 persen, melainkan langsung 60 persen.

”Kita putuskan strateginya kita langsung loncat ke (TKDN) 60 persen. Nah, kita lihat timeline-nya kurang lebih satu tahun untuk lini produksi CKD (completely knocked down),” buka Dhani di sela-sela peluncuran BAIC T1 di diler BAIC Alam Sutera, Kamis (9/7/2026).

Momen peluncuran BAIC T1 facelift di BAIC Alam Sutera, Kamis (9/7/2026 Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Momen peluncuran BAIC T1 facelift di BAIC Alam Sutera, Kamis (9/7/2026 Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

Dhani menambahkan, lini produksi BAIC T1 di PT Handal Indonesia Motor (HIM) baru akan mulai beroperasi pada 27 Juli 2026. Sebab, perlu waktu satu tahun untuk mempersiapkan assembly line.

”Juli tahun 2027 CKD sudah bisa start of production di Indonesia dengan TKDN 60 persen,” sambungnya.

Mobil listrik BAIC T1 di Indonesia sudah mulai dipasarkan untuk konsumen. Namun, permintaan tahap awal akan dipenuhi melalui skema impor utuh dari China atau completely built up (CBU).

Peluncuran BAIC T1 di BAIC Alam Sutera, Kamis (9/7/2026). Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

Fakta ini sejatinya juga memberikan kekhawatiran konsumen akan terjadi penurunan harga lantaran ada perpindahan proses produksi dari CBU ke CKD. Akan tetapi, Dhani menyebut bahwa harga CBU saat ini akan berbeda tipis dengan CKD nantinya.

”Kita sudah sesuaikan sekarang kurang lebih sudah harga CKD,” tandas Dhani.

Spesifikasi BAIC T1

Peluncuran BAIC T1 di BAIC Alam Sutera, Kamis (9/7/2026). Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

BAIC T1 masuk ke segmen hatchback dengan dimensi panjang 4.337, lebar 1.860, tinggi 1.572 mm, dan wheelbase 2.770 mm yang diklaim terpanjang di kelasnya.

Mobil listrik yang mengambil basis dari Arcfox T1 ini punya ground clearance 181 mm yang mampu melewati genangan air hingga 50 cm.

Soal teknologi,BAIC T1 dibekali 12 fitur ADAS yang dilengkapi Automatic Parking Assist sebagai standar.

Peluncuran BAIC T1 di BAIC Alam Sutera, Kamis (9/7/2026). Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

Adapun fitur Vehicle-to-Load (V2L) berdaya 3.500 watt dan Vehicle-to-Vehicle (V2V) Charging. Sehingga, BAIC T1 bisa menjadi sumber listrik rumah atau aktivitas outdoor, sekaligus mengisi daya ke mobil listrik lain.

Soal spesifikasi, BAIC T1 adopsi baterai 42,3 kWh dengan daya tempuh hingga 425 km (CLTC). Daya motor listriknya di angka 94 dk dan torsi 176 Nm.

Saat ini, BAIC T1 sudah bisa dipesan melalui skema pre-book dengan menyetorkan booking fee sebesar Rp 5 juta. Harga resminya baru akan dirilis pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.