Bedah Mitsubishi Triton Rifat Sungkar yang Berlaga di AXCR 2022

21 November 2022 12:18
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Mitsubishi Triton yang dikendarai Rifat Sungkar dalam ajang Asia Cross Country Rally (AXCR) 2022 di Buriram, Thailand. Foto: Sena Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mitsubishi Triton yang dikendarai Rifat Sungkar dalam ajang Asia Cross Country Rally (AXCR) 2022 di Buriram, Thailand. Foto: Sena Pratama/kumparan
ADVERTISEMENT
Beberapa jam sebelum seremoni peresmian dimulainya ajang Asia Cross Country Rally atau AXCR 2022 di Buriram, Thailand. Coba mengulas mobil tim Mitsubishi Ralliart yang akan dipakai oleh Rifat Sungkar ketika berlaga nanti.
ADVERTISEMENT
Kampiun Indonesian Sprint Rally Championship itu akan menggunakan salah satu dari tiga armada Mitsubishi Triton. Rifat akan bersama dengan navigator asal Thailand, Chupong Chaiwan di kelas T1 Prototype Cross-Country Vehicle.
Kembali ke Mitsubishi Triton yang akan menemani Rifat nanti, terdapat hal unik dari mobil pikap ganda tersebut. Sebab, umumnya mobil yang akan ikut suatu kompetisi biasanya akan dilakukan modifikasi besar-besaran guna mencapai performa maksimal dibandingkan saat masih dalam keadaan standar.
Tetapi tidak untuk mobil-mobil yang ikut AXCR ini, Rifat menyebut secara keseluruhan tidak ada banyak ubahan yang dilakukan jika dibandingkan dengan model Triton yang dijual secara reguler.
Mitsubishi Triton yang dikendarai Rifat Sungkar dalam ajang Asia Cross Country Rally (AXCR) 2022 di Buriram, Thailand. Foto: Sena Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mitsubishi Triton yang dikendarai Rifat Sungkar dalam ajang Asia Cross Country Rally (AXCR) 2022 di Buriram, Thailand. Foto: Sena Pratama/kumparan
“Kalau ini full standard, mesin tidak boleh diubah dan bentuk bodi juga tidak boleh diubah. Girboks juga masih standar, suspensi ada ubahan sedikit tetapi mekanisme kerjanya sama saja (dengan yang dijual umum),” buka Rifat saat ditemui di Mitsubishi Buriram, Thailand.
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut, modifikasi lain yang dilakukan ada pada bagian kap mesin depan dan keempat pintu yang diganti menggunakan bahan material karbon, gunanya untuk mengurangi bobot kendaraan.
“Depan dan keempat pintu pakai karbon, tapi di dalam dipasang rollbar lagi jadi ya sebenarnya tidak berbeda signifikan. Ibaratnya, 200 (kilogram) kilogram, 200 (kilogram) masuk ya jadi sama saja,” imbuh Rifat.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sisanya, sistem pengereman dibuat lebih memumpuni dengan mengganti ukuran piringan cakram dan piston kaliper yang lebih besar. Kemudian, panel pada bagian interior lebih banyak dilepas dan diganti dengan rollbar, serta tangki washer wiper diganti jadi lebih besar dan diletakkan di bagian belakang kabin.
Mitsubishi Triton yang dikendarai Rifat Sungkar dalam ajang Asia Cross Country Rally (AXCR) 2022 di Buriram, Thailand. Foto: Sena Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mitsubishi Triton yang dikendarai Rifat Sungkar dalam ajang Asia Cross Country Rally (AXCR) 2022 di Buriram, Thailand. Foto: Sena Pratama/kumparan
Melihat dari tampilan luarnya, modifikasi armada Rifat tersebut tak ubahnya seperti Triton dalam kondisi standar. Bahkan, sistem pendingin kabin tetap dipertahankan.
ADVERTISEMENT
Selain itu, General Manager of Marketing Communication and Public Relations PT MMKSI, Intan Vidiasari menambahkan, ajang AXCR ini dimanfaatkan untuk menguji kemampuan mobil pabrikan dengan kondisi ekstrem.
“Kenapa mobil di sini (AXCR) tidak banyak dilakukan modifikasi, misalnya mesin masih standar. Itu karena kita ingin melihat kemampuan dan daya tahan mobil tersebut, hasilnya penting untuk kebutuhan pengembangan produk ke depannya,” kata Intan saat di Buriram, Thailand.
Rifat dengan rekan setimnya akan memulai laga dari Thailand hingga Kamboja sebelum kembali lagi ke Thailand, total jarak yang ditempuh sejauh 1.700 kilometer.
“Ini long distance rally yang butuh kekuatan dan komunikasi, biasanya saya rally sejauh 200 kilometer setiap rally-nya. Artinya dalam satu minggu saya nyetir mobil lebih banyak dibanding satu tahun,” jelasnya.
ADVERTISEMENT
***
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020