Begini Tips Jitu Hadapi Konvoi Moge di Jalan Raya

5 November 2020 16:49
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi rombongan moge Harley Davidson. Foto: Northernontario
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rombongan moge Harley Davidson. Foto: Northernontario
ADVERTISEMENT
Pengguna motor gede (moge) rajin melakukan konvoi saat touring. Namun kadang, ada oknum dari mereka yang berlagak bak raja jalanan, dan bersikap intoleran terhadap pengguna jalan raya lain.
ADVERTISEMENT
Seperti kasus oknum pengguna moge yang sedang konvoi, dari komunitas Harley Owners Group (HOG) mengeroyok anggota TNI.
Peristiwa ini dipicu oleh tingkah laku beberapa anggota klub moge, yang dianggap kurang sopan saat melakukan touring. Melihat hal ini dua prajurit TNI mengambil tindakan, yang berujung pada cekcok dan pengeroyokan.
Lantas apa yang harus kita lakukan ketika menghadapi pengguna moge di jalan raya?
Harley-Davidson di Semarang tak lolos dari penindakan. dok Satlantas Polrestabes Semarang. Foto: Afiati Tsalitsati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Harley-Davidson di Semarang tak lolos dari penindakan. dok Satlantas Polrestabes Semarang. Foto: Afiati Tsalitsati/kumparan
Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana menyarankan, sebaiknya kita mengalah saja. Supaya terhindar dari konflik dan kecelakaan.
"Ketika ketemu rombongan moge di jalan, kasih saja buka jalan, beri ruang, biarkan mereka lewat, dan jauhi iring-iringan. Apalagi bila kecepatannya di atas rata-rata," ucapnya.
Memang diakui, banyak masyarakat yang menilai anggota moge kerap arogan saat berkendara. Jadi memang sebaiknya dihindari dan mengalah.
ADVERTISEMENT

Ego tinggi pengguna moge

Sony beranggapan, hal yang membuat mereka arogan adalah perilaku mereka sendiri yang kurang baik, seperti ego yang tinggi.
Harley-Davidson LiveWire Foto: dok. Harley-Davidson
zoom-in-whitePerbesar
Harley-Davidson LiveWire Foto: dok. Harley-Davidson
"Mungkin merasa dipimpin voorijder, sehingga harus diberi prioritas, atau merasa kastanya lebih tinggi karena motornya spesial, atau karena ada salah satu pejabat di dalam rombongan," tuturnya.
Dirinya mengingatkan, sebaiknya identitas negatif tersebut mulai dikikis oleh pengguna moge. Punya dan bisa beli sepeda motor mahal harus dibarengi dengan perilaku yang sepadan, sehingga mampu memberi contoh yang baik.
"Bisa naik sepeda motor saja tidak cukup, perdalam pemahaman dan kemampuan dalam berkendara, terutama konvoi yang benar, sehat dan aman. Jadi silahkan konvoi, karena itu menyenangkan bukan menyengsarakan," kata Sony.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020