Belum Dijual dan Lagi Tes Jalan, Jetour T2 Alami Insiden di PIK 2

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jetour T2 terlibat insiden lalu lintas di kawasan PIK 2, Selasa (2/9/2025). Foto: Dok. Dhevant Tamtelahitu
zoom-in-whitePerbesar
Jetour T2 terlibat insiden lalu lintas di kawasan PIK 2, Selasa (2/9/2025). Foto: Dok. Dhevant Tamtelahitu

PT Jetour Motor Indonesia buka suara terkait mobil baru Jetour T2 yang mengalami kerusakan setelah insiden lalu lintas di kawasan Pantai Indah Kapuk 2, Jakarta, Senin (1/9).

Direktur Pemasaran PT Jetour Motor Indonesia, Ranggy Radiansyah mengatakan, insiden terjadi saat Jetour T2 melakoni tes jalan dan melibatkan kendaraan lain di tempat kejadian.

”Kami dari PT Jetour Motor Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas insiden road test Jetour T2 yang melibatkan satu unit kendaraan lain di area PIK 2, Jakarta Utara,” buka Ranggy dalam keterangan resmi yang diterima kumparan, Selasa (2/9).

Dalam potongan video yang beredar di media sosial tampak bagian depan Jetour T2 ringsek meskipun tidak rusak semuanya. Sementara mobil lain yang terlibat yakni Chery Omoda 5 rusak bagian sisi kanan.

"Road test yang kami lakukan merupakan bagian dari prosedur standar pengembangan produk yang dijalankan secara komprehensif untuk menghadirkan kendaraan yang aman, andal, dan sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia," lanjut Ranggy.

Jetour T2 di Shanghai. Foto: Muhammad Lutfan Darmawan/kumparan

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada pihak setempat yang telah membantu pasca insiden terjadi.

“Kami berterima kasih atas kerja sama pihak otoritas setempat yang telah membantu, serta menghargai dukungan semua pihak melalui komunikasi yang terbuka dan kondusif,” jelasnya.

”Ke depan, kami akan memperkuat pengawasan dan koordinasi dalam setiap aktivitas uji coba, agar dapat memperkecil risiko yang mungkin terjadi,” tuntas Ranggy.

Kronologi

Pemilik video, Dhevant Tamtelahitu menyampaikan kronologi kejadian siang itu. Mobil Chery Omoda 5 warna putih milik rekannya ikut terlibat dalam peristiwa ini.

"Kebetulan ini teman saya yang kecelakaan, lalu saya langsung ke lokasi. Memang beberapa mobil Jetour tersebut beberapa hari belakangan ini sedang road test di daerah sana," ungkapnya kepada kumparan, Selasa (2/9).

"Lokasinya di PIK 2, dekat perempatan McDonald PIK 2, Senin pukul 12.29 WIB," sambungnya.

Berdasarkan penuturan Dhevant, pihak Jetour Motor Indonesia bertanggung jawab atas kejadian ini.

Sekilas tentang Jetour T2

SUV Jetour T2 yang ungu Jetour X20e. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Berdasarkan spesifikasi global, mobil ini punya dimensi panjang 4.785 mm, lebar 2.006 mm, tinggi 1.870 mm, dan jarak sumbu roda 2.800 mm. Sebagai kendaraan yang dirancang dua alam, Jetour T2 ini dibekali konfigurasi penggerak 4WD yang bisa diubah menjadi 2WD.

Jetour T2 menggunakan mesin Internal Combustion Engine (ICE) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Untuk pilihan ICE tersedia dua opsi mesin yakni 2.000 cc turbo dengan tenaga 250 dk dan torsi 390 Nm. Selain itu, ada juga pilihan mesin bensin 1.500 cc turbo bertenaga 181 dk dan torsi 290 Nm.

Lalu, untuk varian Jetour T2 PHEV mengemas mesin 1.500 cc turbo dengan tenaga 221 dk serta torsi 390 Nm. Powertrain tersebut dikombinasikan dengan baterai berkapasitas 26,7 kWh.

Mobil ini punya fitur seperti panoramic sunroof, jok kulit, layar sentuh multimedia 15,6-inci, wireless charger, hingga beragam mode berkendara. Sistem rem ABS dan EBD, ADAS, dan kamera 360 sudah menjadi kelengkapan standar.

instagram embed