Benarkah saat Kunci Setang ke Kanan, Motor Lebih Aman dari Pencurian?

kumparanOTOverified-green

Barang bukti yang diamankan dari dua pencuri sepeda motor yang ditangkap jajaran Polsek Kalideres. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Barang bukti yang diamankan dari dua pencuri sepeda motor yang ditangkap jajaran Polsek Kalideres. Foto: Dok. Istimewa

Waspada pencurian sepeda motor marak terjadi jelang Lebaran. Tak cuma beraksi di lokasi sepi, si maling biasanya juga nekat melakukan aksinya di lokasi ramai pada siang hari.

Beberapa pabrikan sudah membekali sistem keamanan lebih pada sepeda motor, misalnya kunci immobilizer, security alarm, keyless, dan opsi mengunci setang ke arah kanan.

Kunci Setang Motor ke Kanan Foto: Alfons Yoshio/kumparan

Nah untuk opsi mengunci setang ke arah kanan umumnya ada pada produk dari pabrikan Honda. Semua produknya mulai dari bebek sampai jenis sport bisa melakukan itu.

Tapi apakah benar solusi mengunci setang ke kanan ampuh dari tindak pencurian? Mari kita cari bersama-sama.

Mukti, Instruktur Technical Service Function (TSF) dari main diler motor Honda Wahana mengatakan mengunci setang ke arah kanan tak menjamin motor akan aman dari pencurian.

"Ketika parkir membalikkan setang motor ke arah kanan bisa menambah waktu pencurian namun tetap dapat diakali oleh pencuri," jelas Mukti.

Ilustrasi pencurian spion motor. Foto: Faisal Rahman/kumparan

Secara garis besar, mengunci setang ke arah kanan hanya untuk memperlambat aksi si maling ketika beraksi. Musababnya kunci leter T yang biasa digunakan untuk mencuri akan sulit masuk ke lubang kunci karena ruang yang terbatas.

Nah si pencuri akan membutuhkan waktu lebih lama atau bisa saja gagal karena sudah kepergok lebih dulu oleh orang.

Pakai semua fitur keamanan yang sudah diberikan

IlustrasI remote keyless Yamaha. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan

Instruktur Keselamatan Berkendara dan Founder Jakarta Defensive Driving Consultant (JDDC) Jusri Pulubuhu juga mengatakan hal yang sama. Mengunci setang motor ke arah kanan bisa memperlambat waktu pencuri, tapi bukan terhindar dari pencurian.

"Kita melihat karakter atau fasilitas yang ada di kendaraan. Itu harus dimanfaatkan semaksimal mungkin, bukan asal taruh lalu parkir saja," kata Jusri saat dihubungi, Senin (19/4).

Barang bukti sepeda motor hasil pencurian. Foto: Fachrul Irwinsyah/kumparan

Maka dari itu, yang bisa kita lakukan adalah mengurangi peluang dan menambah tingkat kesulitan. Jusri bilang, tak ada salahnya untuk menambah pengaman tambahan seperti kunci roda, alarm, dan paling penting peka ketika memarkir kendaraan.

"Semua fitur yang ada di motor tidak menjamin dari pencurian. Yang harus dilakukan adalah menerapkan safety riding dan security riding," pungkasnya.