Berita Populer: Kecelakaan Nahas BMW i7; Arti Lampu Indikator Motor

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wujud mobil listrik BMW i7 yang mengalami kecelakaan fatal di Malaysia. Foto: Drive Safe & Fast
zoom-in-whitePerbesar
Wujud mobil listrik BMW i7 yang mengalami kecelakaan fatal di Malaysia. Foto: Drive Safe & Fast

Informasi peristiwa nahas yang dialami pemuda 19 tahun karena mengendarai mobil listrik BMW i7 jadi berita populer kumparanOTO, Rabu (17/4).

Kemudian mengenal arti lampu indikator pada sepeda motor yang perlu jadi perhatian, serta alasan mengapa motor tidak mengenal istilah spooring atau balancing.

Selengkapnya rangkuman berita populer kumparanOTO.

Gagal Kendalikan Performa Buas Mobil Listrik BMW i7, Pemuda 19 Tahun Tewas

Dibandingkan dengan fokus menjaga lingkungan, nampaknya nilai jual mobil listrik premium terlalu menggemborkan soal waktu akselerasi, torsi yang besar, hingga kecepatan tinggi. Ini yang membuat kendaraan setrum itu mulai akrab dengan kecelakaan fatal.

Seperti yang baru-baru ini terjadi di Malaysia. Dikutip Drive Safe & Fast, seorang pengemudi yang masih sangat muda berusia 19 tahun harus kehilangan nyawanya di balik kemudi mobil listrik BMW i7. Setelah menabrak dan terbakar hebat selepas melaju dengan kecepatan sangat tinggi.

kumparan post embed

Lampu Indikator Ini Jangan Sampai Menyala Terus Saat Motor Digunakan

Jika kamu menemukan lampu indikator dengan simbol kotak lengkap dengan tanda plus dan minus menyala selama motor dipakai, sebaiknya jadi perhatian serius. Ini tandanya komponen aki motor kamu bermasalah.

Dijelaskan Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), Reza Sahertian, lampu indikator aki menyala karena sumber kelistrikan tersebut tak mampu menyimpan muatan listrik secara optimal.

kumparan post embed

Motor Tidak Akrab dengan Istilah Spooring dan Balancing Ban, Kenapa?

Pemilik mobil tentu akrab dengan istilah spooring dan balancing. Kegiatan yang menyangkut urusan penyetelan kaki-kaki atau ban itu ternyata tidak begitu familiar untuk sepeda motor.

Spooring dan balancing sekilas sama, namun terdapat perbedaan dasar. Spooring merupakan pelurusan kembali keempat roda mobil seperti awal, sedangkan balancing tujuannya menyeimbangkan putaran roda agar tidak bergetar di kecepatan tinggi maupun rendah.

kumparan post embed