Berita Populer: Motor Listrik Yadea Velax Mirip Vario; Proses Tukar Baterai BEV

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Motor listrik Yadea Velax 2025 meluncur di Malaysia. Foto: Dok. Paultan
zoom-in-whitePerbesar
Motor listrik Yadea Velax 2025 meluncur di Malaysia. Foto: Dok. Paultan

Informasi soal motor listrik baru Yadea Velax yang sekilas mirip dengan Honda Vario menjadi salah satu berita populer kumparanOTO, Senin (1/9).

Kemudian laporan melihat langsung proses tukar baterai mobil listrik di Thailand, serta cerita Toyota yang manfaatkan baterai mobil elektrifikasi bekas untuk tenagai pabrik Mazda.

Selengkapnya rangkuman berita populer kumparanOTO.

Yadea Velax, Motor Listrik Berparas Vario Bisa Tempuh 105 Kilometer

Yadea Velax, motor listrik anyar punya paras motor matik yang tak asing di Indonesia. Bila melihatnya dari depan, sekilas mengingatkan kita akan desain Honda Vario 125 sebelum facelift terakhir.

Namun dari bagian tengah hingga buritannya agak mirip dengan Vario 150 terbaru. Kemudian bagian batok kemudi dibuat ramping yang juga samar-samar mengingatkan penutup setang milik Honda BeAT lawas.

kumparan post embed

Melihat Proses Tukar Baterai Mobil Listrik di Thailand, Idealkah di Indonesia?

Thailand mulai mengimplementasi sistem tukar baterai atau swap battery untuk mobil listrik. Lewat cara ini sudah barang tentu jauh lebih efisien dibandingkan pengisian daya konvensional yang memakan waktu berjam-jam.

Proses pergantian baterainya kurang lebih tiga menit dibantu lengan robotik secara otomatis. Lebih cepat ketimbang harus menunggu lama untuk pengisian energi langsung dari catu daya ke baterai kendaraan.

kumparan post embed

Toyota Pakai Baterai EV Bekas Jadi Penyimpan Energi di Pabrik Mazda Jepang

Menangani baterai bertegangan tinggi bekas dari mobil hybrid maupun mobil listrik murni bukan perkara mudah.

Disitat dari InsideEVs, ketika mobil mengalami kecelakaan parah hingga rusak total, baterai yang masih sehat sebenarnya bisa terus dipakai selama bertahun-tahun. Bahkan baterai dengan siklus isi daya yang menurun, bisa dimanfaatkan kembali memasuki kehidupan keduanya sebagai penyimpan energi.

kumparan post embed