Berita Populer: Nilai Investasi EV di Indonesia; Sisa Provinsi Gelar Pemutihan

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
NRBI di acara International Battery Summit 2026. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
NRBI di acara International Battery Summit 2026. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Informasi nilai investasi ekosistem kendaraan listrik di Indonesia saat ini merupakan salah satu berita populer pembaca kumparanOTO, Jumat (28/8).

Kemudian daftar sisa provinsi yang menggelar pemutihan pajak kendaraan hingga akhir Agustus 2026, serta keunggulan baterai nikel menurut Indonesia Battery Corporation (IBC).

Selengkapnya rangkuman berita populer kumparanOTO.

Investasi Industri EV Indonesia Tembus Rp 30 Triliun, Ini Rinciannya

Investasi industri Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia bergerak sangat masif hingga menembus angka fantastis lebih dari Rp 30 triliun. Pertumbuhan ekosistem elektrifikasi nasional ini disokong kuat oleh tiga pilar utama sektor manufaktur otomotif, mulai dari segmen kendaraan komersial, kendaraan roda empat, hingga segmen roda dua dan tiga.

kumparan post embed

5 Provinsi Ini Masih Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan hingga 31 Agustus

Program pemutihan pajak kendaraan bermotor di berbagai wilayah Indonesia akan segera berakhir pada tanggal 31 Agustus 2026. Kebijakan strategis ini sengaja dirancang oleh pemerintah daerah untuk meringankan beban finansial wajib pajak sekaligus mengoptimalkan pendapatan daerah dari sektor pajak yang sempat tertunggak.

kumparan post embed

IBC: LFP Kuasai Pasar EV, Baterai Nikel Punya Kelasnya Sendiri

Persaingan teknologi penyimpanan daya antara baterai berbasis Lithium Iron Phosphate (LFP) dan nikel terus mewarnai perkembangan ekosistem kendaraan listrik di tanah air. Saat ini, mayoritas pabrikan otomotif domestik memilih mengadopsi baterai LFP karena menawarkan harga produksi yang lebih kompetitif demi menjangkau pasar lokal yang sangat sensitif terhadap harga.

kumparan post embed