Berita Populer: Rekomendasi Mobil Listrik Indonesia; CNG jadi Alternatif Bensin

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mobil listrik Polytron G3. Foto: Polytron
zoom-in-whitePerbesar
Mobil listrik Polytron G3. Foto: Polytron

Tren pertumbuhan adopsi mobil listrik Indonesia merupakan salah satu berita populer pembaca kumparanOTO, Senin (11/5).

Kemudian India yang bakal menggunakan bahan bakar CNG gantikan bensin pad 2032, serta beda baterai LFP dan Nikel pada BEV.

Selengkapnya rangkuman berita populer kumparanOTO.

Rekomendasi 5 Pilihan Mobil Listrik Indonesia, Mulai Dari yang Kompak-Gagah

Tren mobil listrik di Indonesia terus mengalami perkembangan seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan rendah emisi. Di tengah pertumbuhan tersebut, pilihan model juga semakin beragam dengan karakter dan segmentasi yang berbeda-beda.

kumparan post embed

CNG Diprediksi Kalahkan Bensin pada 2032 di India

Penggunaan bahan bakar gas atau CNG diproyeksikan akan semakin dominan di pasar kendaraan penumpang dalam beberapa tahun ke depan. Tren ini didorong oleh kombinasi efisiensi biaya operasional dan tekanan regulasi emisi yang semakin ketat.

kumparan post embed

Beda Baterai LFP dan Nikel Kendaraan Listrik, Tak Sekadar Pada Bahan Baku

Muncul lagi dualisme paham teknologi baterai kendaraan listrik murni jenis LFP (Lithium Ferro Phosphate) dan NMC (Nickel, Manganese, Cobalt), terkait usulan pemerintah untuk pemberian insentif berdasarkan jenis penyimpanan daya setrumnya.

kumparan post embed