Berita Populer: Tren Hybrid Terhadap Diesel; Kondisi Rupiah Bagi Ekspor

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kia Sedona Diesel Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO
zoom-in-whitePerbesar
Kia Sedona Diesel Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO

Informasi mengenai tumbuhnya minat penjualan kendaraan hibrida terhadap permintaan mobil diesel bekas merupakan salah satu berita populer kumparanOTO, Rabu (22/4).

Kemudian pandangan Toyota soal pelemahan nilai rupiah terhadap kinerja ekspor Indonesia, serta penjualan mobil diesel bekas yang terdampak imbas harga solar non subsidi melonjak.

Selengkapnya rangkuman berita populer kumparanOTO.

Harga Solar Non Subsidi Melejit, Pengamat Sebut Bisa Dorong Peralihan ke PHEV

Kenaikan harga BBM solar non subsidi dinilai berpotensi mengubah perilaku konsumen di segmen menengah ke atas. Lonjakan biaya operasional membuat pengguna kendaraan diesel mulai mempertimbangkan alternatif yang lebih efisien dalam jangka panjang.

kumparan post embed

Tren Hybrid Bikin Permintaan Mobil Diesel Bekas Lesu

Permintaan mobil diesel bekas di pasar otomotif mulai menunjukkan tren penurunan. Kondisi ini diakui langsung oleh penggawa Lapak Mobil Peter yang berjualan di Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua yang menyebut minat konsumen tak lagi setinggi dulu.

kumparan post embed

Toyota Indonesia Sebut Pelemahan Rupiah Jadi Momentum Dongkrak Ekspor

Pelemahan nilai tukar rupiah kerap dipandang sebagai sentimen negatif bagi industri otomotif. Namun, bagi Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), kondisi ini justru membuka peluang yang belum sepenuhnya dimanfaatkan, khususnya di sektor ekspor.

kumparan post embed