Bidik Kuasai Pasar Global, Honda Siapkan Motor Listrik Murah

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Logo Honda Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Logo Honda Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Honda Motor Corporation seperti ingin menjawab pertanyaan publik soal arah perusahaan dalam menggarap motor listrik. Terbaru, jenama Jepang ini mengumumkan rencana Battery Electric Vehicle (BEV) roda dua dengan harga terjangkau.

Dalam keterangan resmi perusahaan, rencana tersebut merupakan bagian dari strategi Honda terbaru dalam hal transisi kendaraan elektrifikasi (xEV) secara global ke depannya. Tak terkecuali untuk divisi sepeda motor.

Data pabrikan, penjualan sepeda motor Honda pada tahun fiskal sampai dengan 31 Maret 2025 sudah mencapai lebih dari 20 juta unit di seluruh dunia. Mengambil sekitar 40 persen pangsa pasar roda dua secara global di 37 negara dan wilayah berbeda.

"Selanjutnya, untuk mempertahankan posisinya sebagai pemimpin industri dalam inisiatif lingkungan, Honda akan mempercepat elektrifikasi produk sepeda motornya, sekaligus meningkatkan penghematan bahan bakar pada model ICE (Internal Combustion Engine) dan memperluas jajaran model yang kompatibel dengan bahan bakar fleksibel," urai Honda dalam keterangan resminya.

Wujud motor listrik Honda ICON e: yang resmi meluncur di Indonesia. Foto: Sena Pratama/kumparan

Sejauh ini, merek berlogo sayap kepak itu sudah memiliki sejumlah produk sepeda motor elektrik murni yang dijual di pasar global, termasuk Indonesia. Mulai dari Honda EM1:e, hingga yang terbaru ICON e: dan CUV e:.

Guna memaksimalkan penyerapan motor listrik yang lebih besar, Honda akan menyiapkan produk yang lebih terjangkau. Dimulai dari pengembangan fasilitas perakitan dan rancang bangun khusus untuk motor listrik mulai tahun 2028.

"Melalui inisiatif ini, Honda akan menawarkan model sepeda motor listrik yang lebih terjangkau kepada lebih banyak pelanggan," tambah Honda.

Tak tanggung-tanggung, pabrikan bahkan menargetkan menjadi brand nomor satu untuk market share motor listrik dunia, sama halnya untuk segmen bermesin bakar internal yang sudah berjalan saat ini.