Otomotif
·
20 Januari 2021 17:17

Bikin Pangling, Honda Verza Dirombak Jadi RC149, Modalnya Berapa?

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Bikin Pangling, Honda Verza Dirombak Jadi RC149, Modalnya Berapa? (17350)
searchPerbesar
Honda RC149. Foto: dok. Reddit
Honda RC149 jadi motor bersejarah bagi pabrikan berlogo sayap mengepak, Honda di medio 1966. RC149 berhasil jadi motor paling tercepat dan mencatatkan sebagai juara di gelaran World GP kala itu.
ADVERTISEMENT
Pebalapnya, Luigi Taveri asal Swiss berhasil mengasapi para rider dari Suzuki dan Yamaha yang menggunakan motor 2-tak twin silinder. Ya, karena Honda ngotot dan jadi satu-satunya pabrikan yang menggunakan motor 4 tak.
Honda RC149 diklaim memiliki tenaga maksimal 35 dk di putaran mesin 20.500 rpm dengan kecepatan maksimal sampai 210 km/jam. Motor ini makin kencang lantaran bobotnya yang hanya berkisar 85 kilogram saja.
Motor bersejarah itu pun kini dipajang di museum Honda, di Motegi, Jepang. Sekaligus jadi saksi bisu kesuksesan Honda membuat teknologi pada sepeda motor.
Bikin Pangling, Honda Verza Dirombak Jadi RC149, Modalnya Berapa? (17351)
searchPerbesar
Tampilan depan replika Honda RC149 dari basis Honda Verza. Foto: dok. Rainbow Moto Builder
Daya tarik Honda RC149 bikin beberapa orang ingin memilikinya. Nah, Adega Anggayasta dari rumah modifikasi Rainbow Moto Builder coba wujudkan keinginan konsumennya memiliki motor ini.
ADVERTISEMENT
Kepada kumparan, dia mengatakan, motor ini jadi salah satu proyek terlama yang pernah dirancangnya. Musababnya, replika Honda RC149 ini melewati berbagai fabrikasi, si konsumen ingin meski replika harus terlihat identik.
"Konsumennya salah satu kolektor motor klasik, dia challange kita untuk membuat replika RC149 tapi benar-benar mirip. Makanya kalau dilihat langsung lumayan detail dan hasilnya kita samain seperti motor aslinya," buka Dega saat dihubungi kumparan, Rabu (20/1).
Bikin Pangling, Honda Verza Dirombak Jadi RC149, Modalnya Berapa? (17352)
searchPerbesar
Tampilan belakang replika Honda RC149 dari basis Honda Verza. Foto: dok. Rainbow Moto Builder
Bahkan untuk dimensi tubuh juga dibuat identik dengan Honda RC149 asli. Proses paling sulit di tahap riset, sebab Dega harus mencari informasi yang valid soal spesifikasi dan rancang tubuh RC149.
"Kita riset ingin tahu berapa dimensi, dari lebar fairing, panjang motor, dan yang lainnya. Setelah dapat informasi kemudian dilanjut pola dan masuk ke tahap kustom," lanjutnya.
Bikin Pangling, Honda Verza Dirombak Jadi RC149, Modalnya Berapa? (17353)
searchPerbesar
Replika Honda RC149 berbasis Honda Verza. Foto: dok. Rainbow Moto Builder
Menariknya, replika Honda RC149 garapan Dega ini diambil dari basis Honda Verza lansiran 2018. Verza diklaim cukup ideal dijadikan bahan membuat replika Honda RC149.
ADVERTISEMENT
"Kenapa pilih Verza, karena secara onderdil motor ini masih banyak di pasaran. Jika pakai motor yang lebih lawas takutnya sulit cari sparepart dan secara mesinnya juga sudah injeksi dan cukup kencang lah," kata dia.
Kustomisasinya hampir dibilang 90 persen. Komponen utuh dari Verza yang masih digunakan adalah jantung mekanis saja, rangka memang masih pakai kepunyaan Verza tapi dikustom dari subframe hingga belakang.
"Untuk rangka kita masih pertahankan yang asli karena ada nomor rangka ya. Jadi supaya tetap bisa digunakan di jalan raya," ungkapnya.

Replika Honda RC149 mirip dari depan sampai belakang

Bikin Pangling, Honda Verza Dirombak Jadi RC149, Modalnya Berapa? (17354)
searchPerbesar
Tampilan samping replika Honda RC149 dari basis Honda Verza. Foto: dok. Rainbow Moto Builder
Jika disandingkan dengan RC149 asli, secara visual garapan Dega memang terlihat identik. Mulai dari bodi depan, fairing kiri-kanan, tangki memanjang, sampai bodi hornet di belakang.
ADVERTISEMENT
Bagian kaki-kaki juga terlihat mirip, meski harus melewati beberapa proses kustom yang panjang. Suspensi depan masih mengandalkan bawaan Verza, dan yang dibelakang hasil dari perakitan sendiri.
Nah, karena tak mungkin mendapatkan roda yang sama dengan RC149. Dega melakukan ubahan cukup esktrem di velg. Tromol velg menggunakan roda dari Vespa klasik sebagai tumpuan jari-jari dan as roda.
Bikin Pangling, Honda Verza Dirombak Jadi RC149, Modalnya Berapa? (17355)
searchPerbesar
Replika Honda RC149 berbasis Honda Verza. Foto: dok. Rainbow Moto Builder
"Sebenarnya bisa pakai CB200, tapi barangnya jarang dan mahal. Jadi bagian tromol depan belakang kita kustom dari velg Vespa, kita bikin dan bubut depan belakang supaya terlihat seperti tromol," pungkasnya.
Adapun untuk bagian tangki, fairing, dan bodi belakang menggunakan pelat galvanis berukuran 1,2 mm. Bagian windshield juga dibuat mirip dan didesain dari bahan akrilik.
ADVERTISEMENT
"Untuk livery-nya juga kita revisi beberapa kali, karena menurut owner-nya kurang mirip. Contohnya seperti tulisan Honda di fairing, dia bilang font tulisannya berbeda kita ulang lagi supaya benar-benar mirip," imbuhnya.

Modal Rp 40 juta

Bikin Pangling, Honda Verza Dirombak Jadi RC149, Modalnya Berapa? (17356)
searchPerbesar
Tampilan samping replika Honda RC149 dari basis Honda Verza. Foto: dok. Rainbow Moto Builder
Tertarik memiliki replika dari Honda RC149, kamu perlu bersabar sampai 6 bulan untuk proses penggarapan. Nah sementara mahar yang harus disiapkan adalah Rp 40 juta.
"Kira-kira Rp 40 juta sudah terima beres, motor bahan Verza kita siapkan dan restorasi dulu jika dibutuhkan," katanya.

Detail kustom:

  • Mesin : Honda Verza 2018
  • Velg depan: ring 17
  • Velg belakang: ring 17
  • Ban depan: Mizzle ukuran 2.15
  • Ban belakang:Mizzle ukuran 2.50
  • Suspensi depan: original Honda Verza
  • Shock belakang: RX 100
  • Knalpot: kustom
  • Body work: fairing, hornet, tangki bahan galvanis 1,2 mm
  • Body painting: warna solid red,silver
  • Jok: custom
  • Footstep: custom
  • Setang: stang jepit aftermarket
  • Tromol depan: custom velg Vespa
  • Tromol belakang: custom velg Vespa
  • Speedometer: analog
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020