Catat, Ini 10 Gerbang Tol di Ruas Gedebage-Cilacap yang Mulai Dibangun Tahun Ini

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto udara kawasan rawan longsor pada proyek Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Ciherang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (25/12/2021). Foto: Raisan Al Farisi/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Foto udara kawasan rawan longsor pada proyek Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Ciherang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (25/12/2021). Foto: Raisan Al Farisi/Antara Foto

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) memastikan akan memulai pembangunan ruas tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap pada 2022.

Ini akan menjadi ruas tol yang menghubungkan Jawa Barat dan Jawa Tengah bagian selatan dengan total panjang ruas tol mencapai 206,65 kilometer.

Kehadiran ruas tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap ini, tentu diharapkan akan semakin meningkatkan perekonomian dan transportasi di wilayah Selatan Pulau Jawa, serta mengurai kepadatan lalu lintas yang sering terjadi saat momen mudik Lebaran.

"Sesuai pesan bapak Presiden Jokowi serta Menteri Basuki pada tahun 2022 ini adalah tahun kualitas, kita semua mengharapkan pekerjaan proyek tol ini memiliki hasil dengan kualitas yang semakin lebih baik dengan standar internasional," ucap Kepala BPJT Kementerian PUPR, Danang Parikesit, dalam keterangan resminya.

Foto udara proyek tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (3/5/2021). Foto: Raisan Al Farisi/ANTARA FOTO

Dalam proses pembangunannya, ruas tol Selatan Pulau Jawa ini dibagi jadi 2 tahap. Pada tahap pertama yang menghubungkan ruas Gedebage-Tasikmalaya akan dimulai pada tahun 2022 dan berakhir pada 2024.

Lalu selanjutnya pembangunan tahap 2 yang menghubungkan ruas Tasikmalaya hingga Cilacap Jawa Tengah, akan dimulai 3 tahun setelahnya, yakni 2027 dan ditargetkan dapat selesai dan bisa dioperasikan pada 2029.

Adapun pada ruas tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap ini, nantinya akan memiliki 10 simpang susun atau gerbang keluar tol. Berikut lengkapnya.

  • Simpang Susun / Gerbang Tol Majalaya

  • Simpang Susun / Gerbang Tol Nagrek

  • Simpang Susun / Gerbang Tol Garut Utara

  • Simpang Susun / Gerbang Tol Garut Selatan

  • Simpang Susun / Gerbang Tol Singaparna

  • Simpang Susun / Gerbang Tol Tasikmalaya

  • Simpang Susun / Gerbang Tol Ciamis

  • Simpang Susun / Gerbang Tol Banjar

  • Simpang Susun / Gerbang Tol Patimuan

  • Simpang Susun / Gerbang Tol Cilacap.

Suasana di simpang Nagrek jelang Lebaran. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Dengan adanya ruas tol ini, maka nantinya bagi Anda yang berencana bepergian ke Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Pangandaran, Cilacap, Purwokerto, Banyumas, hingga Kebumen Jawa Tengah, bisa punya waktu tempuh lebih cepat.

Sekadar gambaran, saat ini apabila Anda melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Pantai Pangandaran atau Cilacap Jawa Tengah dengan melalui jalur selatan, bisa memakan waktu 8 hingga 9 jam.

Nantinya, jika ruas tol ini sudah rampung, maka bukan tidak mungkin waktu tempuhnya bisa jadi setengahnya, yakni 4 hingga 5 jam saja.

"Mudah-mudahan proyek ini menjadi salah satu ruas yang cukup berperan penting untuk memecah arus lalu lintas kemacetan di masa mendatang di wilayah dari Gedebage hingga Cilacap," kata Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Subakti Syukur, pada kesempatan yang sama.

***