Cerita Kristiyanto 20 Tahun Setia Pakai Daihatsu Xenia: Gak Pernah Rewel

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kristiyanto, pemilik Daihatsu Xenia 20 tahun di Daihatsu Kumpul Sahabat 2025 Tangerang di Alun-alun Tigaraksa. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kristiyanto, pemilik Daihatsu Xenia 20 tahun di Daihatsu Kumpul Sahabat 2025 Tangerang di Alun-alun Tigaraksa. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Kristiyanto boleh dibilang salah satu konsumen paling setia Daihatsu. Buktinya, ia punya Xenia generasi awal yang masih digunakan sampai sekarang, secara usia pakai memang tak lagi muda namun kondisinya bisa diadu mobil yang baru keluar diler.

Bukan tanpa alasan. Ibarat mobil kesayangan, sudah pasti perawatan jadi nomor wahid. Tak heran eksteriornya masih mulus. Demikian halnya interior, yang dijelaskannya tidak ada modifikasi satu pun, semua masih full orisinal.

"Ini sebenarnya mobil kedua, mobil pertama saya Daihatsu Classy 1995. Saya ambil Daihatsu Xenia ini 2005, sampai sekarang tetap saya pegang," buka Kristiyanto saat ditemui di sela-sela Daihatsu Kumpul Sahabat 2025 di Alun-alun Tigaraksa, Tangerang, Minggu (18/5).

Daihatsu Xenia di Daihatsu Kumpul Sahabat 2025 Tangerang di Alun-alun Tigaraksa. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Banyak pengalaman yang telah terukir dari penggunaan selama dua dekade. Mobilitas harian ke kantor sebelum masa pensiun sudah pasti dilakoni. Road trip ke Jawa Timur juga pernah dilakukannya bersama keluarga.

"Kenapa saya pilih Xenia karena lega, irit, dan servisnya terjamin ya. Terutama service advisor-nya itu yang komitmen banget, kalau ada trouble selalu didengerin jadi saya betah pakai harian dan sekarang odometernya sudah 367 ribu kilometer," lanjutnya.

Daihatsu Xenia di Daihatsu Kumpul Sahabat 2025 Tangerang di Alun-alun Tigaraksa. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

"Sama saya udah cinta kali ya sama Daihatsu, harga servisnya terjangkau. Dua tahun lalu turun mesin dan sampai sekarang enggak ada masalah sama sekali, enggak ada kendala," ungkap Kristiyanto yang beli Xenia tipe Xi 1.300 cc bertransmisi manual itu.

Efisiensi bahan bakarnya juga menjadi daya tarik. Bila diadu dengan mobil-mobil keluaran sekarang, selisihnya beda tipis karena kondisinya yang terawat dan servis selalu sesuai waktunya.

"Sekarang itu 1:12 (12 kilometer per liter) masih sampai. Bahkan waktu saya beli baru 2005 itu bisa 1:18. Mesinnya bandel, sama sekali enggak rewel, mudah perawatannya, suku cadang terjangkau, mau servisnya kayak apa pun no problem," pungkasnya.