Cerita Sartina Beli Mio M3 hingga Jadi Pemenang Miliarder Yamaha
·waktu baca 4 menit

Yamaha mengadakan seremoni khusus untuk merayakan para pemenang program 'Miliarder Yamaha' di pameran Indonesia Motorcycle Show atau IMOS 2025. Ini sekaligus jadi penegasan bagaimana Yamaha tak hanya menjual produk motor, tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih luas bagi pelanggan.
Ada dua orang beruntung yang keluar sebagai pemenang. Pasma Wati, seorang mahasiswi kebidanan di Kampar, Riau pemenang edisi 2024, serta Sartina pekerja Posyandu di Poso, Sulawesi Tengah sebagai pemenang pada tahun ini.
Sartina menuturkan awal mula membeli motor dirinya cuma iseng dateng ke diler, setempat setelah mencari informasi di media sosial. Ia tak menyangka, saat berkunjung ke sana menerima pelayanan yang baik dan responsif, membuat hatinya mantap untuk meminang motor.
“Saya cek informasi dulu dari Facebook, terus dateng ke diler. Pelayanannya responsif walaupun saya belinya kredit. Lalu dikasih kupon undian, saya berdoa supaya menang. Pas dihubungi, saya takut kupon undian itu diminta karena hilang, untung hanya minta bukti nomor mesin dan KTP saja,” katanya sambil tertawa kecil saat ditemui di ICE BSD, Tangerang beberapa waktu lalu.
Keputusan membeli Yamaha bukan hanya timbul begitu saja, melainkan ingin memiliki kendaraan sendiri. Lantaran acapkali menggunakan motor rekannya.
“Enggak enak pinjam motor tetangga terus. Saya ambil karena pelayanannya bagus. Jadi, saya senang dan yakin ambil motornya. Ini motor pertama yang saya beli, menjatuhkan pilihan ke Yamaha Mio M3 warna hijau,” lanjut dia.
Sebelum membungkus motor baru, ia bercerita ada kalanya meminjam motor tetangga untuk mencari selembar uang tambahan demi kebutuhan harian. Terkadang, ada juga tetangga yang meminta bantuan ibu tiga anak itu untuk antar jemput, sebab tidak bisa mengendarai motor.
“Dia (Mio M3) kuat karena saya sering bonceng tetangga. Saya sebenarnya juga jadi tukang ojek untuk sampingan selain kerja di Posyandu dan jualan online di Facebook, tujuannya membantu biaya anak sekolah,” ungkap ibu berusia 33 tahun tersebut.
Setelah resmi menjadi pemenang, Sartina menuturkan ada cerita unik di kampungnya. Banyak tetangga yang ikut menyicil Yamaha Mio M3 seperti miliknya, hanya berbeda warna saja. Mereka antusias untuk mencoba peruntungan dan berharap bisa menang di tahun berikutnya.
Menjadi miliarder semakin mendekatkan Sartina dengan mimpinya. Selama ini, keluarganya tidur di rumah panggung di atas laut. Ia sering tidak tenang saat istirahat karena goncangan dari derasnya ombak. Impiannya memiliki rumah di daratan akhirnya kian dekat, apalagi hadiah Rp 1 miliar yang dikantonginya diberikan utuh tanpa potongan pajak.
Jadi miliarder setelah meminang Yamaha Fazzio
Kalau Sartina bisa tersenyum lebar lewat Mio M3 warna hijau, Pasma Wati sebagai pemenang di tahun sebelumnya jadi miliarder muda melalui pembelian Yamaha Fazzio Hybrid warna biru yang kerap dianggap sebagai warna kebangsaan Yamaha.
Di dalam lubuk hati, Pasma sebenarnya jatuh cinta pada Yamaha Grand Filano merah muda. Sayangnya, kursi motor itu terasa terlalu tinggi untuk posturnya, ditambah lagi unitnya harus menunggu inden selama sebulan. Tak ingin menunda terlalu lama, Pasma langsung mencoba Yamaha Fazzio yang akhirnya terasa paling pas.
“Sebenarnya bingung pilih Fazzio atau Grand Filano, terus langsung pergi ke diler bareng keluarga. Sampai sana dijelasin terus diajak pergi ke gudang. Pas naik pertama itu Grand Filano, tapi ketinggian jinjit gitu. Makanya ambil Fazzio berwarna biru karena warna pink juga enggak ada,” ucap wanita berusia 21 tahun itu.
Fazzio miliknya bukan sekadar alat transportasi. Ada rasa spesial yang ia temukan sejak mengendarainya. Menurutnya, skutik berwarna biru itu punya ketahanan mesin yang awet, irit bahan bakar, sekaligus menampilkan desain yang modern dan keren.
Pengalaman sehari-harinya pun menjadi bukti. Saat melintasi jalanan dengan kontur yang tidak selalu mulus, suspensi Fazzio masih bisa meredam guncangan dengan cukup nyaman.
“Irit terus warnanya juga bagus, kalau dipakai nyaman, bagasinya besar. Dipakai setiap hari dan ngisinya cuma seminggu sekali 35 ribu. Saya sih pakai buat pulang pergi kuliah, jarak berangkat sekitar 30 menit kalau ke kampus,” tuturnya.
Semenjak menjadi miliarder dini pada tahun 2024, Pasma akhirnya mampu mewujudkan mimpi keluarga untuk pergi menunaikan ibadah umroh, membeli mobil, hingga berinvestasi dalam perkebunan kelapa sawit di wilayah Pekanbaru.
Sementara itu Hendri Kartono, Asst. General Manager Sales PT Yamaha Indonesia Motor Mfg, mengatakan program miliarder ini merupakan bentuk komitmen untuk memberikan benefit lebih. Inisiatif ini juga menjadi cara untuk menunjukkan kepedulian sekaligus rasa terima kasih pada semua pelanggan setia.
“Kami terus meningkatkan rasa bangga para konsumen sebagai pengguna setia. Program ini adalah bentuk komitmen kami untuk memberikan benefit lebih kepada konsumen loyal, bukan sekadar ajang bagi-bagi hadiah. Ada dampak sosial nyata yang dapat dirasakan oleh pelanggan,” papar Hendri.
Sebagai informasi, program miliarder itu akan kembali diadakan. Pelanggan yang membeli unit sejak 1 September 2025 sampai 17 Agustus 2026 otomatis terdaftar untuk memenangkan undian. Tak ada ketentuan khusus, semua pembelian jenis motor mendapat kupon undian asalkan data pembeliannya valid.
***
Laporan: Alvian Yoga Yulianto
