Chery Catat Prestasi, Raih Posisi Teratas Survei J.D. Power di China
·waktu baca 2 menit

Chery Group meraih prestasi sebagai merek independen China nomor satu dalam 2025 Automotive Performance, Execution and Layout (APEAL) berdasarkan hasil studi J.D. Power di China.
Riset tersebut melibatkan 20.000 responden pemilik mobil baru dengan kepemilikan kendaraan selama 2 hingga 6 bulan. Hasilnya, Chery mengantongi rata-rata skor industri 751 poin, lebih tinggi 14 poin dari tahun sebelumnya.
Lebih dari itu, dua produk Chery yakni Tiggo 7 Plus dan Tiggo 8 Plus berhasil menyabet gelar juara di segmen mid-size Economy SUV dan mid-size SUV.
Head of Brand & Marketing Department PT Chery Sales Indonesia (CSI) Rifkie Setiawan menyebut pencapaian ini sebagai wujud konsistensi Chery dalam memberikan produk berteknologi serta memuaskan konsumen.
“Prestasi yang diraih di J.D. Power memberikan legitimasi global terhadap kualitas kendaraan Chery, dan kami bangga dapat membawa semangat serta standar tersebut ke Indonesia. Supaya konsumen Tanah Air turut merasakan kebanggaan yang sama,” kata Rifkie dalam keterangan resminya.
Eksportir otomotif nomor satu
Chery juga memiliki komitmen tinggi dalam menggarap pasar global. Salah satunya diwujudkan dengan menjadi eksportir otomotif nomor satu di China.
Setidaknya, 550 ribu unit kendaraan Chery telah dikirim dari China ke 120 negara sepanjang paruh pertama 2025. Artinya, perusahaan mengirim satu unit mobil setiap 29 detik ke pasar global.
Masih di rentang waktu serupa, Chery telah menjual 1,26 juta unit kendaraan secara global, naik 14,5 persen secara year on year dibandingkan tahun sebelumnya. Angka penjualan New Energy Vehicle (NEV) pun melejit 98,6 persen dari tahun sebelumnya menjadi 360 ribu unit.
Inovasi teknologi
Melalui inisiatif Night of Intelligence, Night of Hybrid, dan Night of Safety, Chery menghadirkan inovasi teknologi pada aspek Artificial Intelligence, (AI), elektrifikasi, dan keselamatan.
Dalam proses pengembangan inovasi tersebut, Chery telah mengajukan lebih dari 40 ribu paten, 25 ribu di antaranya telah disetujui guna mengakselerasi implementasi teknologi mutakhir.
