Daftar Mobil dan Motor yang Dapat Sentuhan Batik

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kijang Innova Heritage Edition Foto: Gesit Prayogi/kumparanOTO
zoom-in-whitePerbesar
Kijang Innova Heritage Edition Foto: Gesit Prayogi/kumparanOTO

Setiap 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional. Perayaan tersebut tidak hanya identik dengan busana, tetapi juga beberapa produk otomotif yang pernah mendapatkan sentuhan motif batik, baik melalui kolaborasi resmi maupun edisi khusus.

Di Indonesia, sejumlah mobil dan motor pernah tampil dengan corak batik. Wujudnya beragam, mulai dari aksesori interior, permainan grafis pada bodi, hingga kendaraan yang dibuat dengan jumlah amat terbatas.

Berikut daftar kendaraan bermotif batik yang pernah hadir di Indonesia, termasuk beberapa model yang tidak masuk dalam daftar awal.

Chery J6 Batik

Mobil listrik Chery J6 edisi batik ditampilkan di GJAW 2024. Foto: dok. Chery Sales Indonesia

Chery J6 Batik diperkenalkan pada Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024 sebagai kendaraan listrik edisi khusus. Mobil ini hanya dibuat satu unit dan menggunakan warna dasar hitam yang kemudian dilukis secara manual oleh seniman Muhamad Syamsul Fahmi.

Corak batiknya terinspirasi dari porcelain atau keramik khas asal China pada abad 18-19, kemudian dipadukan dengan gambar pohon, bunga, dan naga yang melambangkan kekuatan, bangsawan, keberuntungan, dan kemakmuran.

Hyundai IONIQ 5 Batik Edition

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) memperkenalkan mobil listrik edisi khusus Hyundai IONIQ 5 Indonesian Batik di GIIAS 2023. Foto: Sena Pratama/kumparan

Hyundai IONIQ 5 Batik Edition hadir di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023. Edisi khusus ini dibuat untuk memperingati 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Korea Selatan. Motif Batik Kawung diaplikasikan pada kap mesin, atap, sisi bodi, hingga pintu belakang.

Sentuhan batik juga dibawa ke dalam kabin IONIQ 5. Motif tersebut terlihat pada bagian jok, setir, dan arm rest, sehingga konsep batik tidak hanya menjadi ornamen pada bagian eksterior. Unit yang dipamerkan Hyundai di GIIAS 2023 juga memiliki sejumlah perbedaan detail dibanding IONIQ 5 reguler, termasuk bagian interior dan penggunaan kamera sebagai kaca spion samping.

Toyota Kijang Innova Heritage Edition

Kijang Innova Heritage Edition Foto: Gesit Prayogi/kumparanOTO

Toyota Kijang Innova Heritage Edition menjadi salah satu proyek otomotif yang memadukan batik dengan kendaraan keluarga. Edisi ini merupakan hasil kolaborasi Auto2000 bersama Iwan Tirta Private Collection pada Juli 2022 untuk memperingati HUT ke-65 Astra.

Batik karya Iwan Tirta diaplikasikan pada seat cover, neck cushion, cushion, dan door trim. Sementara bagian eksterior mendapatkan stiker dengan motif khusus, yakni Kukilo Sapanti yang memiliki makna sepasang burung. Khusus Innova, aksesori Heritage Edition tersebut hanya diproduksi sebanyak 65 unit.

Toyota Alphard Heritage Edition

Kukilo Sapanti yang berasal dari bahasa Jawa, Kukilo berarti Burung yang diwujudkan dalam tarian tradisional Jawa, dan Sapanti berarti sepasang. Foto: Gesit Prayogi/kumparanOTO

Tak hanya Innova, Auto2000 juga menghadirkan Toyota Alphard Heritage Edition dalam kolaborasi yang sama dengan Iwan Tirta Private Collection. Sentuhan batik pada Alphard diberikan melalui head rest cover, cushion, dan tumbler, sehingga pendekatannya berbeda dengan Innova yang mendapatkan tambahan ornamen pada bagian eksterior.

Khusus Alphard, tema yang digunakan adalah Amarga Branandaru, sementara motif batiknya tetap mengacu pada desain Kukilo Sapanti. Edisi khusus tersebut ditawarkan melalui mekanisme pre-order dengan tanda jadi Rp 100 juta dan ketika diluncurkan dijual dengan harga OTR Jakarta Rp 1,348 miliar.

Vespa LX 125 Batik

Vespa LX 125 Batik Edition. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Dari kendaraan roda dua, ada Vespa LX 125 i-get Batik Edition yang diperkenalkan pada November 2022. Model tersebut menjadi bagian dari seremoni peresmian fasilitas produksi Piaggio Group di Cikarang, Jawa Barat, sekaligus menandai kehadiran Vespa rakitan Indonesia.

Vespa bekerja sama dengan Iwan Tirta Private Collection untuk memberikan sentuhan batik pada sejumlah bagian bodi. Motifnya hadir di area dasi, kompartemen depan, pijakan kaki, hingga bagian belakang bodi, kemudian dilengkapi top box dan helm bermotif senada. Saat diperkenalkan, Vespa LX Batik ditawarkan dengan harga Rp 77 juta.

Yamaha Fino Batik

Yamaha Fino edisi batik (2010). Foto: Yamaha Indonesia

Jauh sebelum deretan edisi batik tersebut, Yamaha Fino juga pernah hadir dalam edisi khusus bernuansa batik. Yamaha memperkenalkan Fino edisi I Love Indonesia, 'Love Fino Limited Edition' dengan grafis bergaya etnik Indonesia dan motif Sulur yang terinspirasi dari ragam seni tradisional Jawa.

Edisi tersebut diproduksi secara terbatas sebanyak 6.000 unit. Motif Sulur diaplikasikan pada bagian cover bodi belakang dan leg shield di bagian depan, lengkap dengan tulisan I Love Indonesia yang menjadi pembeda dari Fino standar.

Mercedes-Benz C250 AVA Batik

Batik juga pernah menyentuh sedan premium melalui Mercedes-Benz C250 AVA Batik. Model ini merupakan hasil kolaborasi Mercedes-Benz Indonesia dengan desainer batik Carmanita dan menjadi salah satu mobil bermotif batik yang pernah hadir di Indonesia.

Berbeda dari beberapa model yang hanya mendapatkan aksesori batik, C250 AVA tersebut tampil dengan konsep yang lebih menyeluruh. Mobil ini kemudian diketahui dimiliki oleh Piyu, gitaris grup musik Padi, dengan harga sekitar Rp 1 miliar pada masanya.

Datsun GO Batik

Datsun GO PI (Persatuan Indonesia) edisi batik di GIIAS 2016. Foto: Dok. Nissan Global

Datsun GO juga pernah mendapat sentuhan budaya Indonesia melalui proyek modifikasi bersama Tomi Airbrush. Mobil tersebut dikenal sebagai Datsun GO PI, dengan PI merupakan singkatan dari Persatuan Indonesia. Konsepnya menggunakan nuansa batik sebagai representasi keberagaman budaya Indonesia.

Selain Datsun, merek Smart juga pernah memperkenalkan 'Smart Urban Batik' yang dirancang oleh Daniel Mananta melalui lini 'Damn! I Love Indonesia'. Model tersebut menggunakan motif batik modern pada bodi dengan perpaduan warna terang dan hitam.