Daihatsu Kuasai 33 Persen Ekspor 2025, Pasar Tembus 60 Negara

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi aktivitas di pabrik baru Karawang Assembly Plant 2 (KAP 2) milik Astra Daihatsu Motor (ADM) yang berlokasi di Kawasan Industri Surya Cipta, di Karawang Timur, Jawa Barat. Foto: Astra Daihatsu Motor
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi aktivitas di pabrik baru Karawang Assembly Plant 2 (KAP 2) milik Astra Daihatsu Motor (ADM) yang berlokasi di Kawasan Industri Surya Cipta, di Karawang Timur, Jawa Barat. Foto: Astra Daihatsu Motor

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) merayakan capaian penting dalam hal ekspor kendaraan buatannya selama 2025 kemarin. Pabrikan disebut menjadi salah satu yang paling dominan untuk pengiriman unit ke luar negeri.

Direktur Pemasaran dan Komunikasi Korporasi PT ADM, Sri Agung Handayani mengatakan pihaknya mampu mengamankan pangsa 33 persen dari total ekspor yang berjumlah ratusan ribu unit. Capaian ini dinilainya positif di tengah pasar domestik yang masih menantang.

"Sebagai manufaktur, kita memproduksi brand Daihatsu, Toyota, dan juga Mazda lebih kurangnya selama tahun lalu. Kita tetap lebih dari 60 negara, kontribusi terbesar adalah Filipina, Jepang, dan Meksiko lebih kurang 50 persen dari negara-negara ini," ucapnya di Kemayoran, Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Daihatsu Indonesia cukup banyak membuat berbagai macam model meliputi SUV kelas low dan medium, hingga hatchback. Meningkatnya ekspor, Sri Agung bilang juga membantu pertumbuhan industri nasional, khususnya penyuplai komponen lokal.

Ilustrasi aktivitas di pabrik baru Karawang Assembly Plant 2 (KAP 2) milik Astra Daihatsu Motor (ADM) yang berlokasi di Kawasan Industri Surya Cipta, di Karawang Timur, Jawa Barat. Foto: Astra Daihatsu Motor

"Untuk model kami produksi SUV Low, hatchback, dan SUV Medium yang memberi kontribusi besar yaitu 80 persen. Karena ini (ekspor meningkat) juga berkontribusi pada supply chain," terangnya.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), kinerja ekspor selama 2025 kenaikannya nyaris mencapai 10 persen. Hasil itu merupakan akumulasi dari pengiriman completely built up (CBU), completely knocked down (CKD), dan komponen.

Pertama dari akumulasi pengiriman dalam bentuk unit utuh atau CBU yang mencatatkan angka 518.212 unit, hasil ini melonjak 9,7 persen dibanding periode serupa 2024 atau year-on-year (YoY).

Jajaran kendaraan produksi PT Astra Daihatsu Motor. Foto: ANTARA/HO-ADM

Manufaktur yang berperan paling besar mayoritas masih didominasi oleh pabrikan Jepang. Dipimpin Toyota sebanyak 175.446 unit atau kontribusinya mencakup 33,9 persen, kemudian Daihatsu dengan total 124.848 unit atau 24,1 persen, dan Mitsubishi Motors 105.079 unit (20,3 persen).

Kemudian unit yang dikirim ke luar negeri dalam bentuk terurai atau CKD jumlahnya mencapai 63.263 per unit alias melonjak 36,6 persen dibanding sepanjang 2024 yang hasilkan 46.311 per unit.

Ekspor mobil dan kendaraan CBU 2025

  1. Toyota 175.446 unit

  2. Daihatsu 124.848 unit

  3. Mitsubishi Motors 105.079 unit

  4. Hyundai 54.175 unit

  5. Suzuki 30.636 unit

  6. Honda 17.126 unit

  7. Isuzu 8.000 unit

  8. Wuling 1.679 unit

  9. Chery 745 unit

  10. Hino 434 unit

  11. DFSK 44 unit.

Ekspor mobil dan kendaraan CKD 2025

  1. Mitsubishi Motors 48.157 set

  2. Hyundai 8.522 set

  3. Suzuki 5.852 set

  4. Wuling 732 set

Ekspor komponen kendaraan 2025

  1. Toyota 127.952.081 pcs

  2. Honda 12.891.950 pcs

  3. Hino 978.412 pcs

  4. Hyundai 68.408 pcs

  5. Suzuki 21.792 pcs.