Daimler Bikin Pabrik Bus dan Truk Mercedes-Benz Baru di Cikarang

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Daimler Commercial Vehicle Indonesia (DCVI) luncurkan dua model truk sekaligus Actros 4063S 6x4 dan Axor 2528R/5.700 M-Cab 6x4 di Indonesia Energy & Engineering Series 2023 di Kemayoran, Jakarta (13/9/2023). Foto: Sena Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Daimler Commercial Vehicle Indonesia (DCVI) luncurkan dua model truk sekaligus Actros 4063S 6x4 dan Axor 2528R/5.700 M-Cab 6x4 di Indonesia Energy & Engineering Series 2023 di Kemayoran, Jakarta (13/9/2023). Foto: Sena Pratama/kumparan

Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) dan Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia (DCVMI) sebagai distributor dan perakitan truk bus Mercedes-Benz di Indonesia, secara resmi memulai pembangunan fasilitas produksi dan perakitan baru di Cikarang, Jawa Barat.

Seremoninya ditandai dengan peletakkan batu pertama pada 19 Februari lalu. Momen tersebut dihadiri Head of International Sales and Customer Services Daimler Truck Asia, Andreas Deuschle, President Director of Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia, Sankaranarayanan Ramamurthi, dan President Director of Daimler Commercial Vehicles Indonesia, Naeem Hassim.

Kegiatan groundbreaking yang dilakukan secara bersama-sama itu melambangkan komitmen investasi Daimler Truck AG pada bisnis truk dan bus di Tanah Air.

Kiri ke kanan: Sutrisno (Head of Labor Union DCVMI), Aditia Putro (HR Director DCVI/DCVMI), Andreas Deuschle (Head of International Sales and Customer Services Daimler Truck Asia), Sankaranarayanan Ramamurthi (President Director of Daimler Commercial Vehicles Manufacturing Indonesia (DCVMI)), Naeem Hassim (President Director Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI)), Felia Mulyanti (Finance Director DCVI/DCVMI).

"Indonesia tercatat sebagai salah satu pasar utama kami di Asia Tenggara dan kami melihat adanya potensi yang sangat besar dan pertumbuhan yang menjanjikan untuk bisnis kendaraan niaga di Indonesia," ujar Andreas.

Menurutnya, aktivitas produksi dan distribusi kendaraan komersial Mercedes-Benz di Indonesia didasarai dari tiga pilar utama yakni memprioritaskan kualitas dan keamanan untuk mobilisasi di masa depan, berpusat pada pelanggan, dan percepatan peningkatan kandungan lokal.

"Dewan Direksi Daimler Truck AG telah menyetujui pembangunan pabrik baru ini dengan investasi senilai Rp 500 miliar sebagai bentuk komitmen mereka. Kami percaya bahwa ini adalah kesempatan yang baik bagi Daimler Truck AG untuk meningkatkan keberadaannya dengan menghadirkan produk dan layanan yang tepat untuk membuat Indonesia terus maju," imbuhnya.

Produksi truk dan bus akan dipimpin oleh Sankaranarayanan Ramamurthi, sementara bagian penjualan dan pemasaran akan dinahkodai oleh Naeem Hassim. Keduanya percaya bahwa lanskap bisnis saat ini, yang mana perusahaan lain semakin gencar mengadopsi praktik keberlanjutan lebih tegas, sangat penting untuk DCVMI dan DCVI berinvestasi dalam keberlanjutan agar tetap kompetitif di pasar.

Fasilitas perakitan tersebut berdiri di lahan seluas 14,6 hektar, jauh lebih luas dari pabrik sebelumnya yang hanya 5,6 hektar. Areanya akan dilengkapi dengan pabrik perakitan, lintasan uji coba, kantor manajemen, pusat persiapan kendaraan, dan berbagai fasilitas karyawan yang dibutuhkan.

Fasilitas canggih ini dirancang dengan cermat untuk meningkatkan kapasitas maksimum produksi dengan tetap mempertahankan standar kualitas tertinggi.

"Perusahaan ini memperlebar kemampuannya dengan menyediakan ruang yang lebih luas dan fasilitas yang diperlengkap. Perkembangan positif ini menggarisbawahi peran penting Indonesia sebagai salah satu titik utama dalam rantai pasokan truk dan bus Mercedes-Benz. Diharapkan perkembangan ini mampu meningkatkan proposisi nilai kami untuk mitra bisnis yang ada maupun untuk calon mitra bisnis yang sedang mencari produk dan layanan yang dapat diandalkan," timpal Ramamurthi.

Pabrik baru ini akan mendukung ekosistem lokal dan secara bertahap juga akan meningkatkan kandungan lokal dalam tiap produk truk dan bus Mercedes-Benz diproduksi dari pabrik yang rencananya akan beroperasi penuh pada kuartal pertama 2025. Sekaligus menggantikan fasilitas DCVMI yang ada saat ini di Wanaherang, Gunung Putri.

***