Distribusi Mandek Sejak Pertengahan 2025, Bos Suzuki Ungkap Nasib Ertiga Hybrid
8 Januari 2026 14:00 WIB
·
waktu baca 2 menit
Distribusi Mandek Sejak Pertengahan 2025, Bos Suzuki Ungkap Nasib Ertiga Hybrid
Penjualan wholesales Suzuki Ertiga nihil sepanjang Mei-November 2025, ini penjelasan pabrikan. #kumparanOTO #dailyupdatekumparanOTO

ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo, Suzuki Ertiga Hybrid hanya tersalurkan sejak Januari hingga April. Secara berturut-turut jumlahnya 126 unit, lalu 85 unit, naik 190 unit, dan terakhir 687 unit.
Coba dikonfirmasi, Deputy of Sales & Marketing Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Donny Ismi Saputra menepis bahwa figur pengiriman produk LMPV Suzuki itu karena statusnya tak lagi dijual di Tanah Air.
"Penyesuaian distribusi Ertiga Hybrid bukan disebabkan oleh penghentian produk, melainkan karena perubahan fokus strategi pemasaran. Saat ini tren ketertarikan market terhadap model SUV sedang naik," buka Donny kepada kumparan, Rabu (7/1/2026).
Untuk itu, Donny bilang perusahaan menetapkan arah pemenuhan permintaan di pasar lewat model-model seperti XL7 dan produk SUV Suzuki lainnya yang saat ini dinilai cocok dan sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
ADVERTISEMENT
"Maka dari itu, kami berusaha melakukan fokus pemasaran melalui berbagai model SUV, salah satunya XL7 yang juga memiliki kelebihan pada kapasitasnya mengangkut 7 penumpang layaknya Ertiga," pungkasnya.
Donny menegaskan perusahaan masih meniagakan Ertiga Hybrid hingga saat ini bila calon konsumen masih menginginkan produk tersebut. Mobil berkapasitas 7-penumpang ini jadi yang pertama disematkan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) di Indonesia.
Mengacu laman resmi Suzuki Indonesia, lini Ertiga ditawarkan dalam dua pokok varian yakni dengan teknologi SHVS dan versi reguler. Banderolnya mulai Rp 236 jutaan hingga Rp 300,8 jutaan on the road (OTR) Jakarta per Januari 2026. Berikut daftarnya.
Suzuki Ertiga
ADVERTISEMENT
