Distribusi Toyota Kijang Innova Berkurang, Indikasi Hadir Versi Facelift?

21 April 2020 16:14 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Toyota Kijang (Innova) generasi keenam. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Toyota Kijang (Innova) generasi keenam. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
ADVERTISEMENT
PT Toyota-Astra Motor (TAM) rumornya akan mengeluarkan model penyegaran Kijang Innova tahun ini. Bila menetas di pertengahan 2020, tentunya bisa jadi stimulus penjualan pasar otomotif yang lesu terdampak pandemik COVID-19.
ADVERTISEMENT
Biasanya, ancang-ancang peluncuran mobil baru bisa terbaca dari pergerakan distribusi per bulannya ke diler, atau sering disebut wholesales. Saat pasokannya berkurang selang beberapa periode, ini dianggap pabrikan sudah menyetop produksi model lawas dan bersiap untuk yang baru.
Toyota Innova. Foto: Istimewa
Sehingga tugas diler hanya tinggal menghabiskan sisa yang ada. Jadi sewaktu mobil baru meluncur, sudah tak ada lagi tanggungan untuk menjual model eksisting, dan fokus pada produk anyar.
Hanya saja pembacaan data ini tidak mutlak. Karena ada kemungkinan juga pabrikan memang menyesuaikan stok di diler karena kondisi pasar. Misalnya seperti penurunan pasar selama periode pemilu 2019 atau situasi di tengah wabah virus corona ini.
Toyota Innova. Foto: Istimewa
Mengacu data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), performa Toyota Kijang Innova pada kuartal pertama 2020 memang terdapat koreksi bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
ADVERTISEMENT
Tiga bulan pertama ini pabrikan mampu mengirimkan 12.703 unit Kijang Innova ke diler. Rinciannya Januari 4.010 unit, Februari 4.593 unit, dan Maret 4.100 unit.
Sementara kurun waktu serupa pada 2019, ada 14.601 Kijang Innova yang dikirimkan dari pabrik. Januari di angka 5.326 unit, Februari 4.261 unit, dan Maret 5.014 unit. Artinya ada koreksi 12,9 persen.
Toyota Innova. Foto: Istimewa
Menyoal ini, Direktur Pemasaran PT TAM Anton Jimmi Suwandy lebih mengamini itu sebagai respons kondisi pasar. "Iya menyesuaikan stok saja dan market juga, market share tetap tinggi," katanya saat dihubungi kumparan, Selasa (21/4).
Saat disinggung soal Toyota Innova terbaru pun Anton belum bersedia buka suara lebih lantang. "Untuk produk baru saya belum bisa komentar ya," singkatnya.
ADVERTISEMENT
Meski demikian dirinya masih percaya diri terhadap penerimaan Medium MPV tersebut. Pangsa pasar di segmennya itu masih di atas 95 persen. Mengingat pesaingnya cuma ada Isuzu Panther dan Wuling Cortez.
Dalam silsilahnya, Innova yang lahir pada 2004 merupakan wujud reinkarnasi Toyota Kijang yang sudah eksis lebih dari 40 tahun. Bentuknya kini menyesuaikan zaman, alias tidak lagi mengotak dan berbentuk kapsul.
Tampilan Toyota Innova yang sekarang ini diniagakan merupakan model yang diluncurkan 2015 lalu. Hingga kini belum ada ubahan mayor dan signifikan pada mobil tersebut, sehingga menginjak usianya ke-5 tahun ini, banyak konsumen yang sudah menantikan Innova diangkat muka (facelift).
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
*****
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
ADVERTISEMENT