Ditopang Kijang Innova Zenix, Dominasi Toyota di Segmen Mobil Hybrid 59 Persen

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Toyota Innova Zenix HEV di GIIAS 2025. Foto: Fitra Andrianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Toyota Innova Zenix HEV di GIIAS 2025. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Toyota berhasil mendominasi segmen mobil hybrid di Indonesia. Berdasarkan penjualan wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), market share di kategori hybrid mencapai 59,5 persen periode Januari-Juni 2025.

Dua andalan produk mereka yang dirakit lokal, yakni Kijang Innova Zenix dan Yaris Cross menjadi andalan. Secara angka, keduanya mendominasi penjualan hybrid Toyota sebesar 85 persen, rinciannya untuk Innova Zenix sebanyak 12.990 unit dan Yaris Cross 1.523 unit.

"Melalui strategi multi-pathway, Toyota menghadirkan berbagai solusi mobilitas ramah lingkungan, salah satunya model hybrid Toyota yang mendapatkan penerimaan positif oleh masyarakat sehingga berhasil mendominasi 59 persen pasar hybrid nasional," ungkap Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor (TAM) Hiroyuki Ueda.

Toyota Yaris Cross Hybrid di GJAW 2024. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Penetrasi Toyota di pasar mobil hybrid diawali pada 2009 lalu saat memasarkan Toyota Prius Hybrid, yang sekaligus membuatnya pionir di segmen ini. Satu dekade berikutnya, Toyota semakin mantap dan konsisten melengkapi portofolio produknya lewat berbagai macam kendaraan hybrid.

Bila ingat dulu pada 2019, TAM membawa Toyota C-HR, kemudian menyusul setahun berikutnya Toyota Corolla Cross, Toyota Camry, dan Toyota Corolla Altis. Kehadirannya seraya menandakan dimulainya era elektrifikasi melalui adopsi kendaraan hibrida.

Toyota C-HR Hybrid di IIMS 2019 Foto: Gesit Prayogi/kumparan

Pada 2022, menjadi tonggak sejarah penting, di mana model legendaris Toyota Kijang --yang diteruskan dengan Innova-- bertransformasi menjadi hybrid, menandai langkah strategis lanjutan Toyota dalam hal popularisasi elektrifikasi tak cuma di Indonesia, tetapi dunia.

Tak butuh waktu lama hingga akhirnya portofolionya semakin lengkap dengan produk lokal Yaris Cross Hybrid. Serupa sebelumnya, model ini juga merupakan andalan untuk pasar ekspor. Keduanya turut mendominasi model yang dikapalkan ke 80 negara tujuan.

Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid. Foto: dok. TAM

Adapun popularitas mobil hybrid Toyota juga didukung teknologi yang terbukti andal secara global. Hemat bahan bakar hingga lebih dari 50 persen, serta operasionalnya yang tak perlu mengubah kebiasaan pengguna.

Pengembangan teknologi Toyota Hybrid System pun terus berkembang, hingga sekarang sudah memasuki generasi kelima, dengan tujuan meningkatkan efisiensi mesin supaya dapat menekan emisi semaksimal mungkin.

Eco Journey kumparan saat mengendarai Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid. Foto: Dok. kumparan

Toyota Hybrid System terbaru lebih memaksimalkan operasional motor listrik terutama dalam kondisi stop and go. Melalui power split device, komponen penting yang berperan mengoptimalkan efisiensi bahan bakar dan menghasilkan performa lebih baik, dengan membagi dan mengalirkan tenaga secara tepat, minim power loss, sehingga konsumsi BBM lebih irit.

Teknologi tersebut telah dipatenkan oleh Toyota secara internasional. Ini sekaligus menjadi alasan penting yang membuat mobil hybrid Toyota unggul dibanding teknologi hybrid lainnya. Produk kendaraan yang menyasar segmen tinggi, dan dukungan purna jual yang kuat juga menjadi kunci deretan mobil hybrid Toyota diterima baik di Indonesia.

"Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan masyarakat Indonesia selama ini kepada solusi mobilitas yang kami tawarkan. Ini merupakan kesetiaan jangka panjang kami dalam mendampingi pertumbuhan Indonesia," ujar Wakil Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM) Henry Tanoto.

instagram embed