Dongkrak Tampilan Mobil Pakai Carbon Kevlar

kumparanOTOverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Carbon kevlar pada part mobil Foto: Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Carbon kevlar pada part mobil Foto: Istimewa

Belakangan ini, pengaplikasian bahan carbon sedang ramai di kalangan pecinta otomotif khususnya roda empat. Tujuannya beragam, mulai dari ingin mempercantik kendaraan hingga ingin tampil beda di jalanan, setidaknya ada 2 jenis carbon yang sedang naik daun saat ini. Pertama berbahan serat kevlar, kedua dengan water printing. Lalu, apa pembeda keduanya ?

Septian Wijaya, penggawa dari DCS Auto sebagai produsen part carbon kevlar, menjelaskan bahwa keduanya memiliki perbedaan yang sangat signifikan, mulai dari cara pembuatan, harga dan juga kualitas yang ditawarkan.

Carbon kevlar pada part mobil Foto: Dcs Auto

“Ini yang harus dibedakan, karena memang keduanya serupa tapi tak sama. Kalau carbon kevlar melapisi fiber (cetakan) dengan serat kevlar, sedangkan water printing memanfaatkan media air dan film untuk melapisi part di kendaraan,” jelasnya saat dihubungi kumparan (19/8).

Septian menjelaskan bahwa carbon kevlar memiliki keunggulan yang jauh lebih baik dibanding water printing. Jelas saja, karena water printing adalah solusi lain untuk harga carbon kevlar yang cukup merogoh kocek.

Carbon kevlar pada part mobil Foto: Dcs Auto

“Pengaplikasian carbon kevlar, umumnya memang lebih ke arah tampilan. Tapi juga punya fungsi lain, antara lain bobotnya yang lebih ringan, dan bisa sebagai pelindung part pada kendaraan, baik mobil maupun motor. Kalau water printing hanya lebih ke tampilan estetika saja, dia enggak ada fungsi lain,” jelasnya.

Lebih lanjut, Septian juga menyebut bahwa keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berikut kumparan jabarkan keduanya:

Carbon kevlar

Carbon kevlar pada part mobil Foto: Dcs Auto

Oke, mari kita bahas kelebihan dari carbon kevlar terlebih dahulu. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, carbon kevlar bukan saja mendongkrak tampilan, namun bisa melindungi part pada kendaraan semisal luka gores bahkan tabrakan dengan skala kecil, dan kualitasnya lebih tahan lama. Tak hanya itu, carbon kevlar juga bisa direparasi jika terjadi kerusakan.

Selanjutnya kita bahas kekurangannya, untuk carbon kevlar waktu pengerjaanya relatif lebih lama, Septian menyebut, setidaknya membutuhkan waktu 3-4 hari untuk pengerjaan satu bagian bodi. Selain itu, menyoal harga yang ditawarkan cukup merogoh kocek.

“Iya, karena memang prosesnya jauh lebih banyak dan rumit. Mulai dari nyetak bentuk bodi, penggunaan resin dan terakhir melapis dengan serat kevlar. Untuk harganya bervariasi yah, contohnya untuk cover spion seperti Avanza dan Mobilio itu Rp 700 ribu,” katanya.

Water printing

Ilustrasi water printing Foto: Istimewa

Sekarang kita bahas soal carbon dengan metode water printing. Sesuai namanya, metode ini menggunakan film dan air sebagai medianya. Sekilas hasil dari water printing memang menyerupai carbon kevlar.

Oke, mari kita ulas kelebihannya. Yang paling utama adalah harganya yang ramah di kantong, berbeda dengan carbon kevlar, metode carbon ini bisa berkali-kali lipat lebih murah. Selanjutnya durasi pengerjaan pun lebih cepat, hanya perlu 1 hari saja.

Dan terakhir soal kekurangannya, yakni kualitas ketahanan warna yang cepat pudar dan tak bisa diperbaiki ketika terjadi lecet atau crash.

“Kelebihannya memang di harga yang lebih murah, tapi kualitas dan fungsi memang tidak bisa disamakan dengan serat kevlar,” tuntasnya.

dcs_auto

Perumahan Modernland, Jl. Honoris Raya Ruko Versailles

blok RV No.28, Kota Tangerang

08561874633