Ekspor dan Domestik Kompak Naik, Industri Motor Nasional Mulai Pulih
ยทwaktu baca 2 menit

Penjualan motor terlihat mengalami perbaikan. Setelah Maret terkoreksi sebesar 6,8 persen, pada bulan berikutnya pasar roda dua mulai tumbuh 16 persen dengan distribusi sebanyak lebih dari dua juta unit.
Data Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia atau AISI mencatatkan selama Januari hingga April kemarin total sepeda motor yang berhasil tersalurkan ke jaringan diler mencapai 2.135.063 unit. Lebih besar 2,2 persen dibandingkan periode serupa pada 2025.
Secara bulanan, periode April saja total sepeda motor lansiran Honda, Yamaha, Kawasaki, Suzuki, dan TVS telah terserap sebanyak 520.972 unit. Ini juga lebih tinggi dibanding bulan yang sama tahun lalu dengan catatan 406.691 unit.
Hasil April kemarin juga lebih banyak dibandingkan dengan Maret 2026 yang mencatatkan angka 448.974 unit. Secara pola tahunan, distribusi sepeda motor Indonesia masih bergerak dalam rentang stabil di atas dua juta unit untuk empat bulan pertama tahun berjalan.
Hal identik juga dialami sektor ekspor CBU (Completely Built Up) selama bulan ke-4 yang menunjukkan pertumbuhan 6,8 persen dari sebelumnya 48.970 unit pada Maret menjadi 52.321 unit. Selama caturwulan pertama 2026 sudah ada 211.903 unit terkirim.
Penjualan motor Januari-April 2026 (2.135.063 unit) (+2,15 persen)
Januari: 577.763 unit
Februari: 587.354 unit (+1,67 persen)
Maret: 448.974 unit (-23,55 persen)
April: 520.972 unit (+16 persen).
Penjualan motor Januari-April 2025 (2.089.953 unit)
Januari: 560.301 unit
Februari: 581.277 unit (+3,74 persen)
Maret: 541.684 unit (-6,81 persen)
April: 406.691 unit (-24,9 persen).
