Etilen Glikol, Bahan Obat Sirop yang Dipakai di Cairan Pendingin Mesin

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tuang air radiator ke radiator Yamaha NMax hingga penuh. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Tuang air radiator ke radiator Yamaha NMax hingga penuh. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan

Ahli Konversi Energi Fakultas Teknik dan Dirgantara, Institut Teknologi Bandung (ITB), Tri Yuswidjajanto mengungkap, senyawa etilen glikol merupakan bahan kimia yang tak hanya digunakan pada obat-obatan. Industri lain seperti otomotif juga menggunakannya.

“Etilena glikol adalah senyawa organik yang digunakan sebagai bahan mentah dalam pembuatan fiber poliester, industri pabrik, serta polietilena tereftalat (PET) yang digunakan pada botol plastik," buka Yus sapaan akrabnya kepada kumparan, Jumat (21/10).

"Sudah lama senyawa ini dipakai untuk bahan campuran pendingin mesin, karena titik bekunya sangat rendah dan titik didihnya lebih tinggi daripada air,” imbuhnya.

Buka tub radiator dengan obeng plus dan wadahi air bekas radiatornya. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan

Cairan pendingin mesin yang ia maksud adalah air radiator atau radiator coolant. Fluida ini punya fungsi untuk mencegah terjadinya panas berlebih pada mesin (overheat).

Air radiator yang mengandung senyawa etilen glikol akan mengalir melalui selang dari radiator ke mesin. Air ini akan menyerap panas di dalam mesin. Salurannya akan kembali ke radiator. Saat kembali, panas akan dilepaskan ke udara dengan bantuan kipas pendingin.

Apabila terjadi kerusakan pada sistem pendinginan mobil, air radiator bisa bercampur dengan oli dan menyebabkan kerusakan pada mesin. Kalau sudah begini, oli harus dibuang dan tidak bisa digunakan kembali.

“Cairan etilen glikol ini tidak ditemukan di oli. Kalau ditemukan, bisa dari cylinder packing yang bocor atau kebocoran oil cooler yang didinginkan dengan air pendingin mesin. Cirinya oli akan menjadi emulsi atau kental dan kemampuan mengurangi gesekannya rendah. Mesin akhirnya jebol,” urainya

Wadahi air radiator bekas dari lubang bawah radiator Yamaha NMax. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan

Ia menyarankan, penggunaan air radiator dengan kandungan etilen glikol harus hati-hati. Salah-salah bisa mencemari lingkungan dan membahayakan mahluk hidup di sekitarnya apabila diminum.

“Kalau yang ditemukan di obat itu ya memang berbahaya. Senyawa ini enggak hanya bahaya bagi manusia tetapi hewan juga bisa kena karena bisa menyebabkan keracunan (kalau di atas ambang batas). Bisa mempengaruhi sistem saraf pusat, jantung dan berakhir di ginjal. Jadi harus hati-hati tidak boleh sembarang menempatkan atau membuangnya,” pungkasnya.

video youtube embed