Foto: Wamenparekraf Tinjau Produksi Replika Mobil Klasik di Bali
·waktu baca 1 menit
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar meninjau proses produksi replika mobil klasik di Tuksedo Studio, Gianyar, Bali, Sabtu (27/9/2025).
Dalam kunjungannya, Irene didampingi pendiri Tuksedo Studio, Pudji Handoko, untuk melihat secara langsung hasil karya replika mobil buatan tangan yang telah menembus pasar dengan harga Rp 2 miliar hingga Rp 5 miliar per unit.
Tuksedo Studio dikenal sebagai produsen replika mobil klasik dengan sentuhan detail tinggi, yang dikerjakan secara manual oleh tenaga lokal. Keberadaan studio ini dinilai menjadi salah satu contoh nyata kontribusi industri kreatif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Irene menyampaikan bahwa pemerintah mendukung pengembangan produk-produk kreatif berbasis keterampilan dan inovasi, termasuk karya otomotif bernilai seni tinggi seperti yang diproduksi Tuksedo Studio.
"Industri kreatif harus terus kita dorong, karena karya seperti ini tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menjadi etalase kreativitas bangsa," ujarnya.
