kumparan
25 Januari 2019 10:34

Fuso Rilis 9 Varian Fighter untuk Ganggu Dominasi Hino Ranger

Fuso Fighter resmi diperkenalkan dan bakal dipasarkan ke seluruh Indonesia. (Foto: Ghulam Muhammad Nayazri / kumparanOTO)
PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) nampaknya tak mau melewatkan momentum pertumbuhan penjualan kendaraan niaga di segmen Medium Duty Truck (MDT), yang mencapai 37,5 persen.
ADVERTISEMENT
Mengacu Gaikindo, pasar kendaraan niaga secara umum naik 23,1 persen menjadi 116.421 di tahun 2018. Yang mana, Light Duty Truck (LDT) berkontribusi paling besar dengan 66,9 persen, diikuti Medium Duty Truck (MDT) 26 persen, dan Heavy Duty Truck (HTD) 7,1 persen.
Dari tiga segmen tersebut, MDT mencatatkan peningkatan paling besar dari 22.024 unit pada tahun 2017 menjadi 30.280 unit. Presiden Direktur PT KTB, Atsushi Kurita, menjelaskan MDT banyak diserap oleh sektor logistik, infrastruktur, dan komoditas (CPO serta batu bara).
Fuso Fighter resmi diperkenalkan dan bakal dipasarkan ke seluruh Indonesia. (Foto: Ghulam Muhammad Nayazri / kumparanOTO)
Kurita mengamini bahwa Fuso belum cukup dominan di sana. Sepanjang 2018, mereka hanya menjual 5.811 unit atau mengamankan 19 persen pangsa pasar. Sebagai perbandingan, Hino dengan produk Rangernya masih belum terpatahkan dengan penguasaan pasar sebesar 60 persen.
ADVERTISEMENT
Sebagai penantang di segmen itu, Fuso pun menempuh cara agresif dengan memperkaya produk di segmen MDT. Sebanyak 9 varian baru mereka luncurkan untuk meluruhkan dominasi Hino Ranger.
“Hino memang sangat kuat di segmen MDT. Kami perlu waktu secara bertahap untuk bisa mengejar. Target market share kami sampai 50 persen untuk total kendaraan komersial, sementara untuk MDT sekitar 35-40 persen,” ujar Kurita di The Sultan Hotel, Jakarta, Rabu (24/1) malam.
Fuso Fighter resmi diperkenalkan dan bakal dipasarkan ke seluruh Indonesia. (Foto: Ghulam Muhammad Nayazri / kumparanOTO)
Direktur Penjualan dan Pemasaran PT KTB, Duljatmono, menambahkan angka itu bukanlah target jangka pendek. Setidaknya mereka perlu dua hingga tiga tahun untuk menguasai 40 persen pasar MDT.
Adapun, Fuso Fighter dibekali mesin Diesel 7.545 cc common rail dengan seri 6M60, yang menjanjikan 236-266 dk. Soal emisi, dia masih menggunakan standar Euro III.
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut, Fuso Fighter ini memiliki 9 varian: FM65FS HiGear (4x2), FM65FS (4x2), FM65FL HiGear (4x2), FM65FL (4x2), FN61FM HD (6x2), FN61FS (6x2), FN62F (6x4), FN62F HD (6x4), dan FN62FTH (6x4).
Fuso Fighter resmi diperkenalkan dan bakal dipasarkan ke seluruh Indonesia. (Foto: Ghulam Muhammad Nayazri / kumparanOTO)
Mitsubishi mengklaim, Fuso Ranger sengaja dirancang untuk memberikan kenyamanan pengemudi. Salah satu fiturnya adalah kursi yang dilengkapi dengan suspensi yang bisa disesuaikan dan kabin yang lebih kedap.
Selain itu, Duljatmono juga menuturkan mesin Mitsubishi Fuso Fighter ini aman menenggak Biodiesel B20, lantaran dilengkapi filter bahan bakar ganda.
Sementara itu, Mitsubishi Fuso Ranger ini dijual dengan harga mulai dari Rp 553 juta hingga Rp 894 juta dengan status off the road (OTR) Jabodetabek.
Rincian harga:
- Varian 4x2 : Rp 553 – Rp 587 juta
ADVERTISEMENT
- Varian 6x2 : Rp 679 – Rp 696 juta
- Varian 6x4 : Rp 784 – Rp 805 juta
- Varian 6x4 Tractor Head : Rp 894 juta
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan