Gaji Cuma Rp 10 Juta, Bisa Kredit Mobil Listrik Hyundai Ioniq?

1 Juni 2021 8:18
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Track day dengan mobil listrik Hyundai Ioniq dan Kona Electric. Foto: dok. Hyundai
zoom-in-whitePerbesar
Track day dengan mobil listrik Hyundai Ioniq dan Kona Electric. Foto: dok. Hyundai
ADVERTISEMENT
Harga mobil listrik masih terbilang tinggi. Banderol paling rendah sekitar Rp 600 jutaan. Modelnya adalah Hyundai Ioniq atau Kona, masing-masing Rp 637 dan 697 juta OTR Jakarta, sementara lainnya di atas Rp 1 miliar.
ADVERTISEMENT
Bila Anda punya pendapatan tinggi, membelinya secara tunai mungkin bukan masalah besar. Tapi tak ada salahnya apabila berdasarkan gaji per bulan masih cukup untuk menyisihkan cicilan mobil listrik.
Lalu bagaimana dengan besaran kredit dan uang mukanya? Sebagai contoh, mari kita simulasikan skema cicilan Hyundai Ioniq, yang saat ini menjadi mobil listrik termurah di Indonesia.

Skema cicilan mobil listrik Hyundai Ioniq

Berdasarkan penuturan Sales Consultant Hyundai Jakarta, Zepa, saat ini mayoritas pembelian mobil listrik Hyundai secara kredit. "Karena lagi ada promo dari Maybank, bunga 0 persen cicilan satu tahun," jelasnya kepada kumparan, Senin (31/5).
Track day dengan mobil listrik Hyundai Ioniq dan Kona Electric. Foto: dok. Hyundai
zoom-in-whitePerbesar
Track day dengan mobil listrik Hyundai Ioniq dan Kona Electric. Foto: dok. Hyundai
Untuk skema cicilannya siapkan uang muka sebesar Rp 258,1 jutaan, yang sudah termasuk cicilan pertama. Selanjutnya siapkan dana sekitar Rp 39,4 juta untuk setoran selama 11 bulan.
ADVERTISEMENT
Apabila setoran per bulan masih terpaut tinggi, bisa lirik cicilan selama 23 bulan atau 2 tahun. Dengan uang muka Rp 256,2 juta setoran yang harus dibayarkan per bulannya sebanyak Rp 20,1 jutaan.
Skema cicilan bisa lebih rendah lagi sesuai lamanya tenor. Untuk 3 tahun atau 35 bulan misalnya. Siapkan uang muka Rp 266,8 jutaan dan besaran cicilan sebanyak Rp 13,1 jutaan.
Rincian kredit tersebut boleh dibilang termasuk skema cicilan rendah yang harus dibayar dengan uang muka tinggi. Makanya meskipun tenornya makin lama dan cicilannya juga cenderung terus turun tiap bulannya, harus dibayar dengan uang muka sekitar 30 persen.
Maka dari itu, mau cicilan yang lebih rendah lagi? Tenang, Zepa punya solusinya. Bahkan menjadi skema cicilan yang paling diminati untuk masyarakat berpenghasilan Rp 25 juta ke atas.
ADVERTISEMENT
Yakni cicilan selama 5 tahun. Tapi ingat lagi, uang muka yang harus disetorkan cukup tinggi, setara Mitsubishi Xpander baru senilai Rp 275,9 jutaan. Sedangkan cicilan per tahun sebanyak Rp 9,5 juta.
Track day dengan mobil listrik Hyundai Ioniq dan Kona Electric. Foto: dok. Hyundai
zoom-in-whitePerbesar
Track day dengan mobil listrik Hyundai Ioniq dan Kona Electric. Foto: dok. Hyundai
"Saat ini cicilan Rp 9 jutaan merupakan kredit terendah dan terjangkau. Banyak orang yang memilih skema tersebut," lengkap Zepa.
Ini sekaligus menjawab judul di atas. Apabila berpenghasilan Rp 10 juta, maka sudah barang tentu tak bisa menikmati cicilan mobil listrik, yang setoran paling rendahnya Rp 9 jutaan.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020