Gampang, Begini Cara Cek Airbag Mobil Bekas Berfungsi atau Tidak

kumparanOTOverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi airbag Foto: dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi airbag Foto: dok. Istimewa

Memilih mobil bekas bukan cuma menyoal kualitas bodi, mesin, riwayat perawatan, maupun kebersihan interior. Tapi perhatikan juga fitur keselamatan yang ada pada mobil incaran.

Salah satunya airbag, yang sekarang lazim ditemukan di beberapa model mobil. Pastikan mobil bekas yang dipilih masih memiliki airbag yang bisa bekerja dengan baik guna keselamatan nantinya.

Ilustrasi airbag. Foto: WhichCar

Bukan tidak mungkin, ada oknum penjual mobil bekas nakal yang mengakali kondisi airbag masih bisa berfungsi, padahal mobil pernah tabrakan dan airbag sudah mengembang.

Supaya menghindari hal tersebut, Dealer Technical Support PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi membeberkan cara mendeteksi airbag mobil masih bisa berfungsi atau tidak.

Langkahnya dengan memutar kunci kontak sampai indikator pada panel instrumen menyala semua. Kemudian perhatikan indikator airbag.

Simbol airbag Foto: dok. Mentalfloss

"Dalam keadaan normal saat mesin dinyalakan maka indikator tersebut akan menyala selama 6 detik, lalu mati sendiri," ungkapnya kepada kumparan beberapa waktu lalu.

Beda cerita ketika indikator selalu menyala. Ada kemungkinan terdapat masalah pada airbag. Demikian halnya saat indikator tidak menyala, bisa jadi airbag pernah mengembang sebelumnya dan belum dipasang yang baru oleh pemilik sebelumnya.

Ilustrasi airbag pada Toyota Rush. Foto: Istimewa

Jadi supaya menghindari indikator kantong udara terus menyala, si penjual memutus kelistrikannya agar tidak tampil pada panel meter mobil. Sehingga bisa meminimalisir kecurigaan pembeli yang kurang teliti.

Product Planning PT SGMW (Wuling) Motors Indonesia, Danang Wiratmoko menambahkan, jika sudah mendapati hal tersebut sebaiknya hindari. Apabila terlanjur beli, segera periksakan mobil ke bengkel resmi.

"Nanti bisa dideteksi error-nya lewat diagnostic tool. Nanti akan muncul error history-nya di situ," katanya.

Ilustrasi airbag. Foto: Autoweek

Airbag termasuk fitur keselamatan pasif, yang fungsinya meminimalisir cedera setelah terjadi benturan. Cara kerjanya memanfaatkan sensor yang diletakkan di bagian depan mobil.

Apabila sensor menangkap sinyal adanya benturan keras, maka sensor langsung mengirimkan sinyal ke ECU, kemudian meneruskan perintah ke inflator untuk segera mengembangkan airbag.

Semua proses tersebut hanya memakan waktu 25 hingga 55 milidetik, atau setara dengan kecepatan satu kedipan mata.

collection embed figure
embed from external kumparan