GWM ORA 03 Mulai Dirakit di Bogor, TKDN di Atas 40 Persen
ยทwaktu baca 3 menit

Great Wall Motor (GWM) membuka babak baru dengan meresmikan seremoni perakitan lokal model mobil listrik atau BEV pertama mereka yakni ORA 03 di fasilitas perakitan Inchcape Indomobil Manufacturing Indonesia Wanaherang, Jawa Barat.
CEO Inchcape Indonesia, Bagus Susanto mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan membangun industri otomotif nasional. Sekaligus mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan elektrifikasi di dalam negeri.
"Pada hari ini dengan bangga kami mengumumkan dimulainya produksi mobil listrik ORA 03 di Wanaherang, Jawa Barat. Sejak diluncurkan ORA 03 sudah mendapatkan sambutan yang sangat positif," buka Bagus di Kabupaten Bogor, Senin (24/11/2025).
Sesuai rencana, jadwal produksi lokal ORA 03 memang baru dilakukan pada bulan November. Namun, GWM menerangkan bahwa unit-unit yang telah berstatus completely knocked down (CKD) tersebut baru akan dijual tahun depan.
"Kami berkomitmen akan menghadirkan lagi model-model dengan kualitas global, termasuk layanan purna jual. Perakitan ini adalah langkah awal dari perjalanan kami, serta mendukung rantai pasok dan ekosistem berkelanjutan dari pemerintah," imbuh Bagus.
Untuk sampai saat ini hingga tutup tahun 2025, GWM ORA 03 masih berstatus CBU (completely built up) Thailand. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo memperlihatkan distribusi dari pabrik ke diler jumlahnya 335 unit.
"Sesuai dengan kebijakan pemerintah, nilai TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) untuk ORA 03 ini sudah di atas 40 persen," terang Bagus tanpa membeberkan detail informasi komponen yang sudah berasal dari pemasok lokal.
Sedikit soal GWM ORA 03, sumber tenaga mengandalkan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 47,8 kWh dengan jarak tempuh hingga 400 kilometer. Motor listrik yang digunakan punya tenaga 105 kW (140 dk) dan torsi puncak 210 Nm.
Membuat ORA 03 mampu menjelajah lebih dari 400 kilometer sekali pengisian daya dan juga mendukung DC fast charging 69 kW, mampu isi daya listrik ke baterai dari kondisi 30 persen ke 80 persen dengan durasi 30 menit.
GWM ORA 03 merupakan model yang bermain pada segmen dengan rival seperti MG 4 EV dan BYD Dolphin. Soal dimensi, ia punya panjang 4.235 mm, lebar 1.825 mm, tinggi 1.596 mm, dan wheelbase 2.650 mm.
Tersedia fitur Advanced Driving Assistance System (ADAS) terintegrasi, meliputi Intelligent Cruise Assist (ICA) dan Lane Centering Assist (LCA) yang membuatnya bisa berjalan secara semi-autonomous.
Lainnya ada 6-airbags, Electronic Stability Program (ESP), Electronic Parking Brake (EPB), Tire Pressure Monitoring System (TPMS), sampai 'Coffee' Intelligence System yang sederhananya merupakan kecerdasan buatan atau AI untuk kendaraan.
Terakhir ada Advanced Driver Assistant System atau ADAS dengan 15 fungsi fitur. Seperti Autonomous Emergency Braking Pedestrian, Autonomous Emergency Braking Vehicle, Autonomous Emergency Braking Junction, dan Front Collision Warning.
Kala perdana diluncurkan, city car setrum bergaya klasik itu dijual dengan harga Rp 379 juta. Namun pabrikan memberikan harga khusus setelah potongan Rp 10 juta yang membuat banderolnya saat ini ditawarkan Rp 369 juta.
