Harga 5 Mobil Toyota yang Naik Karena Pajak Emisi, Ada Innova dan Fortuner
ยทwaktu baca 3 menit

Harga sejumlah mobil baru Toyota dipastikan mengalami kenaikan mulai 16 Oktober 2021. Kenaikan ini seiring dengan resmi berlakunya penerapan pajak berbasis karbon atau emisi gas buang sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2021 tentang
Dalam peraturan baru itu, nantinya seluruh harga mobil baru di Indonesia akan bergantung pada emisi CO2 yang dihasilkan atau konsumsi BBM rata-rata dari mobil tersebut. Singkatnya, bagi mobil yang memiliki emisi gas buang paling sedikit atau konsumsi BBM paling hemat akan mendapatkan pajak PPnBM lebih murah.
Sebaliknya, bagi mobil yang membuang emisi lebih banyak dan konsumsi BBM lebih boros, akan dikenakan pajak PPnBM lebih mahal. Nah akibat penerapan regulasi pajak baru ini, setidaknya ada 5 mobil baru Toyota yang dipastikan akan mengalami kenaikan harga.
Besaran kenaikan harganya pun bervariasi, mulai dari Rp 5,3 juta hingga Rp 50,7 jutaan. Kenaikan harga ini masih bersifat estimasi dan dapat berubah sampai tanggal penerapan pada 16 Oktober 2021. Berikut lengkapnya.
Toyota Innova Bensin
Pertama ada Toyota Innova bensin yang dikabarkan akan mengalami kenaikan harga. Berdasarkan penuturan sumber kumparan yang enggan disebutkan namanya, kenaikan harga pada Toyota Innova bensin berkisar Rp 5,7 juta hingga Rp 7,2 juta.
Untuk saat ini, Toyota Innova bensin dibanderol dengan kisaran harga mulai dari Rp 321,1 juta hingga Rp 390,5 juta. Dengan kenaikan tersebut, itu artinya Toyota Innova bensin nantinya akan memiliki harga berkisar RP 326,8 jutaan hingga Rp 397,7 jutaan.
Toyota Fortuner 4x2 Diesel
Selanjutnya ada SUV ladder frame Toyota Fortuner yang juga diinformasikan akan mengalami eskalasi harga. Kenaikan harga ini hanya berlaku bagi Toyota Fortuner bermesin Diesel dengan penggerak roda 4x2.
Masih mengacu sumber yang sama, besaran kenaikan pada Fortuner berkisar Rp 8,5 juta hingga Rp 9,3 juta. Untuk saat ini, Toyota Fortuner bermesin Diesel dan berpenggerak roda 4x2, dibanderol dengan kisaran harga Rp 484,6 juta hingga Rp 544,2 juta. Jadi apabila ditambahkan dengan kenaikan tersebut, maka nantinya harganya akan berubah menjadi sekitar Rp 493,1 jutaan hingga Rp 553,5 jutaan.
Toyota Alphard dan Vellfire
Tak ketinggalan, dua MPV premium Toyota, yakni Alphard dan Vellfire juga dipastikan mengalami kenaikan harga. Bahkan, besaran kenaikannya mencapai kisaran Rp 36,2 juta hingga Rp 50,7 jutaan. Tentu saja, kenaikan itu akan membuat harga Toyota Alphard dan Vellfire menjadi semakin menjauh dengan pesaingnya, Hyundai Staria.
Saat ini, untuk Toyota Alphard memiliki harga jual Rp 1,06 miliar hingga Rp 1,9 miliar. Sementara Toyota Vellfire dipatok Rp 1,24 miliar. Apabila benar kenaikan yang akan dialami dua MPV premium ini mencapai Rp 50 jutaan, maka besar kemungkinan nantinya harga Toyota Alphard dan Vellfire menjadi berkisar Rp 1,40 miliar hingga Rp 2 miliaran.
Toyota HiAce Premio
Terakhir ada Toyota HiAce Premio yang rupanya juga akan mengalami kenaikan harga. Berdasarkan bocoran informasi, mobil berjenis mini bus ini akan mendapatkan lonjakan harga sekitar Rp 42,3 jutaan. Itu artinya, nantinya harga HiAce Premio akan berubah dari Rp 549,3 jutaan menjadi Rp 591,6 jutaan.
***
