Harga Beda Tipis, Pilih Suzuki S-Presso atau Daihatsu Ayla?

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suzuki S-Presso meluncur di GIIAS 2022.  Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suzuki S-Presso meluncur di GIIAS 2022. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Suzuki S-Presso debut pertama kalinya di GIIAS 2022, ini tentunya menjadi salah satu pilihan baru mobil dengan harga terjangkau bagi masyarakat Indonesia saat ini.

Dijual dengan rentang harga mulai Rp 155 juta untuk transmisi manual dan Rp 164 juta untuk varian AGS, mobil CBU India ini disebut juga menyasar di kelas LCGC, meski bukan termasuk di dalamnya.

Bila melihat harga varian teratasnya, S-Presso AGS bakal berhadapan langsung dengan Daihatsu Ayla 1.2 R A/T yang dijual dengan harga Rp 165,2 juta.

Meski keduanya berada pada segmen yang berbeda, tetapi tetap saja menarik untuk membandingkan antar keduanya. Seperti apa?

Eksterior

Menilik desain eksterior, S-Presso mengusung perpaduan gaya antara SUV dan crossover dengan ukuran kompak, sementara Ayla kental dengan konsep city car-nya.

Berkat penggunaan cladding plastik berwarna hitam pula, membuat tampilan S-Presso terlihat lebih gagah jika dibandingkan dengan Ayla yang cenderung tampil sporty.

Daihatsu Ayla di GIIAS 2022. Foto: Rizki Fajar Novanto/kumparan

Untuk fitur, Ayla sedikit lebih unggul karena lampu depannya sudah menggunakan proyektor dan telah dilengkapi dengan foglamp, meski baik Ayla dan S-Presso masih mengadopsi model lampu halogen.

Sementara untuk bagian belakang, Ayla telah dilengkapi dengan lampu rem LED, sedangkan S-Presso tidak. Ayla juga punya wiper belakang, tetapi tidak memiliki rear defogger seperti S-Presso. Namun, keduanya sama-sama punya sensor parkir.

Untuk urusan kaki-kaki, keduanya juga sudah menggunakan model kekinian yakni model two tone polish. Oh iya, pada handle pintu keduanya kompak menggunakan model tarik.

Interior

Masuk ke bagian interior, S-Presso punya desain yang cukup segar dengan penempatan panel meter di tengah yang cukup unik. Bicara soal panel meter, S-Presso juga sudah menggunakan model digital, sementara Ayla masih menggunakan model konvensional.

Desain dashboard Suzuki S-Presso. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Menyoal fitur hiburan, keduanya sama-sama dilengkapi dengan monitor layar sentuh, hanya saja Ayla sedikit lebih unggul karena sudah punya tombol pengaturan audio di setir. Sayangnya, S-Presso hanya ada dua speaker di depan, nih.

Namun, untuk urusan pengaturan suhu kabin, meski Ayla sudah mengadopsi model digital, tetapi S-Presso boleh sedikit jumawa. Sebab, fiturnya terbilang lengkap, bahkan mungkin jadi salah satu yang terlengkap di antara lainnya.

Selain fan speed dan suhu dingin, ia juga dilengkapi dengan pengaturan arah semburan, front defroster, rear defogger, bahkan juga dilengkapi dengan heater.

Pun dengan joknya, S-Presso dan Ayla boleh dibilang seimbang dengan penggunaan bahan fabric. Tapi, Ayla sedikit lebih unggul karena jok belakangnya dilengkapi dengan headrest yang dapat diatur ketinggiannya.

Fitur

Fitur keselamatan yang ditawarkan baik S-Presso mau pun Ayla terbilang apik, selain sudah ada dual airbags, fitur pengereman ABS juga sudah tersedia. Setiap bangku juga sudah dilengkapi dengan sabuk pengaman 3-titik, kecuali untuk penumpang tengah baris kedua yang mana masih 2-titik.

Untuk urusan jantung pacu, Suzuki S-Presso menggunakan mesin serupa Karimun Wagon R K10B 998 cc 3-silinder. Di atas kertas menjanjikan tenaga 67 dk pada 5.500 rpm dan torsi 90 Nm pada 3.500 rpm yang selanjutnya disalurkan ke dua roda depan melalui transmisi manual atau AGS.

Sedangkan Daihatsu Ayla menggunakan unit 1.2 liter, menawarkan tenaga 87 dk dan torsi 108 Nm. Sistem transmisinya punya dua pilihan varian yaitu manual 5 percepatan dan otomatik 4 percepatan.