Harga Diesel Naik, Konsumen Innova dan Fortuner Tunda Pembelian

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
New Toyota Fortuner 2024. Foto: Sena Pratama/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
New Toyota Fortuner 2024. Foto: Sena Pratama/kumparan

Kenaikan harga bahan bakar diesel mulai memengaruhi perilaku konsumen kendaraan Toyota. Jaringan diler Auto2000 mengungkapkan sebagian calon pembeli model diesel kini memilih menunda transaksi, sementara sebagian lainnya mulai melirik kendaraan hybrid sebagai alternatif.

Chief Executive Auto2000, Anton Jimmi Suwandy mengatakan, kondisi tersebut terlihat pada sejumlah model diesel populer seperti Toyota Kijang Innova dan Toyota Fortuner. Menurut dia, konsumen yang sebelumnya sudah melakukan pemesanan kendaraan diesel kini mulai mempertimbangkan ulang keputusan pembeliannya.

"Pertama kita dengar banyak customer, mungkin bahasanya bukan cancel ya. Jadi ada customer yang ganti, awalnya SPK yang diesel ganti ke hybrid. Ada yang ZeniX Hybrid, ada yang Veloz Hybrid dan ada yang lumayan banyak menunda," ujar Anton saat ditemui di GR Garage PIK, Jakarta, Kamis (4/6).

Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 G Diesel 2025 di diler Auto2000 Basuki Rachmat, Surabaya, Kamis (11/12/2025). Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

Meski demikian, Anton menegaskan kondisi tersebut belum sampai membuat banyak konsumen membatalkan pembelian. Mayoritas calon pembeli disebut masih bersikap wait and see sambil memantau perkembangan harga bahan bakar dalam beberapa bulan ke depan.

"Yang benar-benar fully cancel, saya melihatnya nggak banyak. Yang nunda ini cukup besar. Kita lihat trennya bulan ini dan bulan depan. Kalau harga Pertamina Dex-nya mulai turun lagi, saya yakin sebenarnya harusnya mereka balik lagi," katanya.

Jajal Toyota Fortuner 2.8 4x4 GR-S di medan off road. Foto: Sena Pratama/kumparan

Fenomena perpindahan dari diesel ke hybrid disebut lebih mudah ditemui di wilayah Jakarta dan Jawa Barat. Namun situasinya berbeda di daerah yang selama ini memiliki basis pengguna diesel yang kuat, seperti Jawa Timur dan Sumatera.

Menurut Anton, konsumen di wilayah tersebut memiliki kedekatan yang cukup tinggi dengan kendaraan diesel sehingga proses peralihannya tidak bisa terjadi dalam waktu singkat.

"Di Jawa Timur, di Sumatera, ini nggak gampang. Karena mungkin sepanjang umur hidupnya, dia menggunakan berbagai produk diesel-diesel, tiba-tiba mengganti ke hybrid. Ini butuh waktu," ujarnya.

Toyota Kijang Innova Reborn keluaran 2025 di diler Toyota Auto2000 Cibinong, Rabu (15/10/2025). Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

Ia bahkan menyebut kontribusi model diesel di beberapa wilayah masih sangat besar. Di Jawa Timur misalnya, penjualan Innova diesel disebut bisa mencapai seperempat dari total penjualan Toyota Auto2000.

"Di Jawa Timur, penjualan Auto2000 untuk total Toyota, 20-25 persennya adalah Innova diesel. Dari empat mobil atau lima mobil, satu mobil adalah Innova diesel. Begitu tingginya kecintaan mereka terhadap itu," kata Anton.

Untuk menjaga minat konsumen, Auto2000 menyiapkan sejumlah program penjualan. Salah satunya berupa fasilitas bebas cicilan selama dua hingga tiga bulan bagi pembeli kredit.

"Untuk yang cicilan, kita bisa berikan free cicilan selama 2-3 bulan. Jadi 2-3 bulan ini, nggak usah cicil dulu. Supaya buat misalnya beli bahan bakar dulu," ujar Anton.

instagram embed